PeristiwaTrending

Tol Sedyatmo Arah Bandara Soekarno-Hatta Masih Tergenang, Lalu Lintas Melambat

Genangan di KM 31 dan Rawa Bokor Perlambat Arus Menuju Bandara Soetta

Loading

Akurasi.id – Genangan air masih menghambat arus lalu lintas di sebagian ruas Jalan Tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, hingga Selasa (13/1/2026). Kendaraan terpaksa melaju pelan karena pengemudi harus ekstra berhati-hati saat melintasi genangan.

Berdasarkan data kepolisian, hingga pukul 13.35 WIB, genangan air masih terdapat di dua titik Tol Sedyatmo. Titik pertama berada di Kilometer (Km) 31.400 A dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter. Titik kedua berada di arah pintu keluar Rawa Bokor dengan ketinggian air berkisar 5–10 sentimeter.

Kepala Satuan Polisi Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan, meski tergenang, ruas tol tersebut masih dapat dilalui kendaraan, termasuk mobil sedan, namun dengan kecepatan terbatas.
“Walau banjir, masih bisa dilintasi kendaraan, termasuk sedan, tetapi lambat,” ujarnya.

Genangan air di Tol Sedyatmo arah Bandara Soekarno-Hatta juga dilaporkan belum surut sejak pagi hari. Tepatnya di Km 31+000 off ramp Rawa Bokor, kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas menuju bandara mengalami perlambatan cukup signifikan.

Jasa SMK3 dan ISO

Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti, menjelaskan genangan sulit dialirkan karena Kali Prancis (Perancis) yang menjadi satu-satunya saluran pembuangan saat ini dalam kondisi meluap.
“Satu-satunya aliran pembuangan genangan yang terjadi saat ini adalah menuju Kali Perancis, namun karena kondisi Kali Perancis juga masih meluap, maka genangan agak sulit dialirkan,” kata Ginanjar.

Meski demikian, Ginanjar menyebutkan genangan yang sebelumnya terjadi di Gerbang Tol Pluit 3 telah berhasil diatasi dan lalu lintas di lokasi tersebut kini kembali normal.

Untuk mempercepat penanganan genangan di Tol Sedyatmo, Jasa Marga mengerahkan delapan unit mesin pompa dan melakukan pengaturan lalu lintas bersama pihak Kepolisian. Koordinasi juga dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung–Cisadane guna menangani luapan kali.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan akses alternatif demi menghindari kepadatan, khususnya bagi pengendara yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta. Pengguna jalan disarankan menggunakan Jalan Tol JORR 2 atau memilih moda transportasi lain.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat genangan ini,” ujar Ginanjar.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button