By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Olahraga > Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England
OlahragaTrending

Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England

Wili Wili
Last updated: Maret 1, 2026 1:47 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England
Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Langkah ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak semifinal German Open 2026. Kekalahan ini sekaligus memastikan habisnya wakil Indonesia di turnamen yang digelar di Westenergie Sporthalle, Sabtu (28/2/2026) malam WIB.

Contents
  • Duel Sengit Tiga Gim
  • Evaluasi Poin Kritis Jelang All England

Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan pasangan China Li Yi Jing / Wang Yi Duo lewat pertarungan tiga gim dengan skor 18-21, 21-8, dan 19-21.

Duel Sengit Tiga Gim

Gim pertama berlangsung ketat sejak awal. Li/Wang sempat memimpin 9-5 sebelum Tiwi/Fadia bangkit dengan lima poin beruntun untuk menyamakan kedudukan. Saling kejar angka terjadi hingga skor 18-16 untuk keunggulan Indonesia. Namun, pasangan China mampu membalikkan situasi dan merebut gim pembuka dengan skor 21-18.

Memasuki gim kedua, Tiwi/Fadia tampil dominan. Enam poin beruntun membuka keunggulan yang kemudian diperlebar menjadi 12-2. Tekanan agresif yang konsisten membuat mereka mengunci kemenangan telak 21-8 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, Tiwi/Fadia sempat memimpin 11-9 saat interval dan menjaga keunggulan hingga 12-9. Namun, Li/Wang bangkit dan membalikkan skor menjadi 13-12. Pertandingan kembali berjalan sengit hingga kedudukan imbang 19-19. Sayangnya, pukulan terlalu panjang dari Tiwi memberi match point bagi lawan, yang kemudian memastikan kemenangan 21-19 untuk pasangan China.

Evaluasi Poin Kritis Jelang All England

Usai pertandingan, Tiwi mengakui timnya kehilangan fokus pada poin-poin akhir, terutama di gim pertama dan ketiga.

“Jelas kami harus lebih fokus di poin-poin akhir. Terutama antisipasi bola-bola tanggung atau setengah-setengah, itu harus lebih siap lagi ke depannya,” ujar Tiwi dalam keterangan resmi PP PBSI.

Ia menilai pola permainan sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana, terutama pada gim kedua yang berhasil mereka menangi dengan dominan. Namun, pada gim penentuan, mereka justru bermain terlalu hati-hati.

“Padahal harusnya lebih berani ambil keputusan,” katanya.

Fadia juga mengakui keraguan di momen krusial menjadi faktor kekalahan. “Di akhir-akhir gim kami terlalu hati-hati dan seperti takut melakukan kesalahan. Akhirnya justru jadi tidak lepas,” ujarnya.

Meski gagal melaju ke final, Tiwi/Fadia langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, yakni All England. Keduanya bertekad memulihkan kondisi dan memperbaiki fokus agar tampil maksimal.

“Kalau ada kesempatan latihan, kami tetap mau latihan supaya lebih siap. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik di All England nanti,” kata Fadia.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Tiwi/Fadia untuk meningkatkan konsistensi dan ketenangan dalam menghadapi tekanan, terutama pada poin-poin penentuan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:All England 2026Amallia Cahaya Pratiwibulu tangkis Indonesiaganda putri IndonesiaGerman Open 2026hasil semifinal German OpenLi Yi Jing Wang Yi DuoSiti Fadia Silva RamadhantiTiwi Fadia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • Anonim berkata:
    Agustus 5, 2026 pukul 1:24 pm

    but about playing in sync with the system and increasing your chances during times when the game is likely to pay out well. wm787online

    Reply
  • Anonim berkata:
    Agustus 5, 2026 pukul 1:23 pm

    This means that in the long run, the system will return money to players according to a predetermined percentage. https://wm787play.vip/

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Segel Summarecon dan Gunung Geulis Golf, Tuding Jadi Penyebab Banjir Jabodetabek
PeristiwaTrending

Pemerintah Segel Summarecon dan Gunung Geulis Golf, Tuding Jadi Penyebab Banjir Jabodetabek

By
Wili Wili
Kabar Duka, Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia
SelebritisTrending

Kabar Duka, Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia

By
Wili Wili
120 Masjid di Tangsel Gelar Sholat Idul Adha Berjamaah
Trending

120 Masjid di Tangsel Gelar Sholat Idul Adha Berjamaah

By
Devi Nila Sari
Banjir Jakarta 2025: 20 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi
PeristiwaTrending

Banjir Jakarta 2025: 20 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?