By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Polemik Mobil RI 36: Kronologi Insiden dan Klarifikasi Raffi Ahmad
HeadlinePeristiwa

Polemik Mobil RI 36: Kronologi Insiden dan Klarifikasi Raffi Ahmad

Wili Wili
Last updated: Januari 11, 2025 4:41 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Polemik Mobil RI 36: Kronologi Insiden dan Klarifikasi Raffi Ahmad
Polemik Mobil RI 36: Kronologi Insiden dan Klarifikasi Raffi Ahmad. Foto: Kumparan.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 11 Januari 2025 – Mobil dinas RI 36 yang digunakan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menjadi sorotan setelah viralnya sebuah video yang memperlihatkan aksi arogansi petugas patwal di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. Raffi Ahmad menyampaikan klarifikasi bahwa dirinya tidak berada di dalam mobil saat kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian Menurut keterangan Raffi Ahmad, insiden bermula ketika di depan rangkaian mobil RI 36 terdapat sebuah taksi Alphard berwarna hitam yang berusaha menghindari truk berhenti di lajur tengah. Taksi tersebut kemudian berpindah ke jalur kanan, hampir menyerempet kendaraan lain. Situasi ini memicu perdebatan antara pengemudi taksi dan mobil lain.

Petugas patwal yang mengawal mobil RI 36 kemudian mengambil tindakan untuk melerai dan meminta taksi Alphard segera maju guna mengurai kemacetan. Dalam video yang viral, gestur petugas tersebut terlihat menunjuk-nunjuk dengan nada yang dinilai arogan.

Klarifikasi Raffi Ahmad Raffi Ahmad mengakui bahwa mobil RI 36 adalah kendaraan dinas miliknya, namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak berada di dalam mobil saat insiden terjadi.

“Pada saat kejadian, saya sedang tidak berada di dalam mobil karena mobil tersebut sedang menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya setelah mengambil beberapa berkas penting,” jelas Raffi dalam keterangan tertulisnya.

Permintaan Maaf dari Polda Metro Jaya Menanggapi polemik tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas tindakan petugas patwal yang dianggap tidak humanis. Petugas yang bersangkutan telah dipanggil untuk klarifikasi dan diberikan sanksi berupa teguran.

“Kami memohon maaf atas sikap yang dianggap arogan. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengawalan ke depannya,” ujar Kombes Latif.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, turut menegaskan bahwa kasus ini telah ditangani secara internal dan pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu akibat insiden tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, terutama di jalan raya yang padat dan rawan konflik. Klarifikasi dan permintaan maaf yang disampaikan oleh berbagai pihak diharapkan dapat meredakan polemik yang terjadi di masyarakat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

 

TAGGED:insiden patwalinsiden viralJalan Sudirman-Thamrinkemacetan Jakartaklarifikasi Raffi Ahmadmobil dinas RImobil RI 36petugas aroganPolda Metro JayaRaffi Ahmad
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Diisukan Jadi Dewan Pembina Golkar: Keputusan di Tangan Bahlil Lahadalia
HeadlineKabar Politik

Jokowi Diisukan Jadi Dewan Pembina Golkar: Keputusan di Tangan Bahlil Lahadalia

By
Wili Wili
Oppenheimer: Film
Covered StoryHeadline

Oppenheimer: Film

By
akurasi 2019
BGN Minta Maaf atas Keracunan MBG di Duren Sawit
HeadlinePeristiwa

BGN Minta Maaf atas Keracunan MBG di Duren Sawit

By
Wili Wili
Bukannya Mengayomi Masyarakat, Dua Polisi di Banjarmasin Malah Jadi Aktor Kasus Pembegalan
HeadlineHukum & Kriminal

Bukannya Mengayomi Masyarakat, Dua Polisi di Banjarmasin Malah Jadi Aktor Kasus Pembegalan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?