HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Undang Ulama dan Pimpinan Ormas Islam Buka Puasa Bersama di Istana Merdeka

Sebanyak 170 Ulama dan Pengasuh Pesantren Hadiri Silaturahmi Ramadan di Istana Kepresidenan

Loading

Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi sekaligus buka puasa bersama para ulama dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Istana Merdeka, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dari organisasi Islam besar di Indonesia, seperti Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar, serta Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Achyar.

Momen kebersamaan tersebut diunggah langsung oleh Prabowo melalui akun Instagram pribadinya. Dalam foto yang dibagikan, terlihat Prabowo duduk di meja bundar kecil bersama para tokoh Islam sambil menikmati hidangan berbuka puasa dan takjil.

“Berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta. Selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menjalankan ibadah puasa,” tulis Prabowo dalam keterangan unggahannya.

Jasa SMK3 dan ISO

170 Ulama dan Habaib Hadir

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya dihadiri oleh pimpinan ormas Islam nasional. Sebanyak 170 ulama, habaib, mubalig, serta pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah juga turut diundang ke Istana Kepresidenan.

Ketua Umum MUI Anwar Iskandar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda silaturahmi Ramadan yang mempertemukan para tokoh Islam dengan Presiden.

“(Agenda) buka puasa bersama. Nanti semua ketua umum ormas Islam, mubalig, dan pengasuh pondok pesantren besar yang memiliki jaringan luas diundang,” ujar Anwar Iskandar saat tiba di Istana.

Mempererat Silaturahmi Ramadan

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dengan para ulama serta organisasi masyarakat Islam di Indonesia, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan.

Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, pertemuan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan dialog antara pemerintah dengan tokoh-tokoh keagamaan yang memiliki peran besar di tengah masyarakat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button