HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmikan Enam Infrastruktur Strategis, Jembatan Kabanaran Jadi Simbol Penguatan Konektivitas Nasional

Jembatan Kabanaran Jadi Pengungkit Ekonomi dan Pariwisata di Selatan DIY

Loading

Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan enam infrastruktur strategis nasional pada Rabu (19/11/2025). Peresmian dilakukan secara hybrid, dengan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi lokasi utama yang dihadiri langsung oleh Presiden.

Usai meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Prabowo bertolak ke Bantul menggunakan helikopter dari Lanud Adi Sumarmo sekitar pukul 11.47 WIB. Turut mendampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka Prabowo.

Enam Infrastruktur Diresmikan Serempak

Dalam peresmian tersebut, Prabowo menekan tombol simbolis pembangunan enam infrastruktur, yaitu:

Prabowo menyebut infrastruktur baru ini akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat dan mempercepat aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Jasa SMK3 dan ISO

“Diharapkan ini akan mempermudah konektivitas, mempermudah akses kepada daerah yang begitu indah, begitu penting dengan budaya Jawa penuh spiritualitas,” ujar Prabowo di Bantul.

Dorong Ekonomi dan Pariwisata

Prabowo juga menyinggung wacana pengembangan kawasan selatan DIY sebagai destinasi wisata unggulan. Menurutnya, peningkatan infrastruktur menjadi kunci dalam memperkuat sektor pariwisata nasional.

“Kita mendengar ada wacana-wacana untuk membangun kawasan ini untuk mendukung pariwisata, akan ada hotel yang bagus, fasilitas. Memang kita harus dorong pariwisata, karena pariwisata penyumbang devisa yang sangat besar dan penyerap lapangan kerja yang besar,” tegasnya.

Prabowo mengungkapkan bahwa pariwisata Indonesia meningkat 20% tahun ini sebuah capaian yang dinilai memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

Jembatan Kabanaran Jadi Ikon Baru DIY

Jembatan Kabanaran menjadi salah satu proyek strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan biaya pembangunan Rp 863,72 miliar, jembatan ini dikerjakan sejak November 2023 hingga Juni 2025.

Spesifikasi Jembatan Kabanaran:

  • Panjang jembatan: 675 meter

  • Lebar: 24 meter

  • Total panjang penanganan: 2.300 meter

  • Melintasi: Sungai Progo

Jembatan ini meningkatkan konektivitas di koridor Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) DIY pada ruas Ngremang–Pandansimo hingga Pandansimo–Samas. Waktu tempuh dapat dipangkas sekitar 20 menit.

Selain itu, jembatan ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian, logistik, serta wisata di wilayah selatan DIY. Efisiensi transportasi juga meningkat, dengan biaya operasional kendaraan turun sekitar 13,11% atau setara Rp 1,4 triliun.

“Jadi, kami berharap akan sangat membantu mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata,” ujar Prabowo.

Peresmian serempak enam infrastruktur ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button