By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja
PeristiwaTrending

Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja

Wili Wili
Last updated: November 4, 2025 4:59 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja
Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Toraja atas materi leluconnya dalam pertunjukan Mesakke Bangsaku tahun 2013 yang kembali viral dan menuai gelombang protes di media sosial.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Pandji melalui akun Instagram resminya pada Selasa (4/11/2025), dengan unggahan berlatar hitam bertuliskan “Kepada yang Terhormat Masyarakat Toraja”. Dalam pesannya, Pandji mengaku menerima banyak protes dan kemarahan dari masyarakat Toraja atas potongan video lawakan lama yang dianggap menyinggung adat dan budaya Toraja.

“Saya membaca dan menerima semua protes serta surat yang ditujukan kepada saya,” tulis Pandji.
“Dari obrolan dengan Ibu Rukka, saya menyadari bahwa joke yang saya buat memang ignorant, dan untuk itu saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Toraja yang tersinggung dan merasa dilukai,” lanjutnya.

Pandji mengungkapkan bahwa ia telah berdialog dengan Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Dalam percakapan tersebut, Rukka menjelaskan dengan mendalam tentang makna, nilai, dan kedalaman budaya Toraja. Pandji menyebut, dari dialog itu ia mendapat banyak pelajaran dan pemahaman baru.

Terkait polemik yang terjadi, Pandji mengatakan kini terdapat dua proses hukum yang berjalan: proses hukum negara karena adanya laporan ke kepolisian, serta proses hukum adat. Berdasarkan pembicaraan dengan Rukka, penyelesaian secara adat hanya dapat dilakukan langsung di Toraja.

“Ibu Rukka bersedia menjadi fasilitator pertemuan antara saya dengan perwakilan dari 32 wilayah adat Toraja. Saya akan berusaha mengambil langkah itu. Namun bila secara waktu tidak memungkinkan, saya akan menghormati dan menjalani proses hukum negara yang berlaku,” jelasnya.

Pandji juga menegaskan bahwa ia akan belajar dari kejadian ini dan menjadikannya momen untuk menjadi pelawak yang lebih peka dan bijak dalam menyampaikan materi. Ia berharap, insiden ini tidak membuat para komika berhenti membahas keberagaman budaya Indonesia.

“Menurut saya, anggapan bahwa pelawak tidak boleh membicarakan SARA kurang tepat. Indonesia punya keragaman luar biasa. Yang penting adalah bagaimana membicarakannya tanpa merendahkan atau menjelek-jelekkan,” tutur Pandji.

Di sisi lain, Aliansi Pemuda Toraja telah melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap adat suku Toraja.
Prilki Prakasa Randan, perwakilan pemuda Toraja, menyatakan bahwa materi komedi Pandji mengandung unsur rasisme kultural dan diskriminasi berbasis etnis dan budaya.

“Pandji menjadikan ritual adat Rambu Solo masyarakat Toraja sebagai bahan olok-olokan dan mengundang tawa audiens atas ritual sakral tersebut,” kata Prilki dalam keterangan tertulis, Senin (3/11).

Kasus ini kini tengah menjadi perhatian publik, dengan banyak pihak berharap penyelesaian dilakukan secara adil dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:AMANbudaya TorajaHukum Adatkomika Indonesialaporan Bareskrimmasyarakat TorajaMesakke BangsakuPandji Pragiwaksonopermintaan maaf Pandjirambu solorasisme kulturalRukka SombolinggiStand-up Comedy
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • bir binance hesabi olusturun berkata:
    Juni 16, 2026 pukul 1:13 pm

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pratama Arhan Kembali Tampil, Suwon FC Imbangi Pohang Steelers 1-1 di K-League 1
OlahragaTrending

Pratama Arhan Kembali Tampil, Suwon FC Imbangi Pohang Steelers 1-1 di K-League 1

By
Wili Wili
Marselino Ferdinan Cetak Brace, Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Marselino Ferdinan Cetak Brace, Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Marc Klok Jadi Penghubung Kerja Sama PSSI dan KNVB untuk Percepatan Sepak Bola Indonesia
OlahragaTrending

Marc Klok Jadi Penghubung Kerja Sama PSSI dan KNVB untuk Percepatan Sepak Bola Indonesia

By
Wili Wili
Kasus Pemerasan Ria Ricis Naik Penyidikan Polisi Pastikan Tak Ada Foto atau Video Syur
Hukum & KriminalSelebritisTrending

Kasus Pemerasan Ria Ricis Naik Penyidikan Polisi Pastikan Tak Ada Foto atau Video Syur

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?