Agus Haris Minta Pemkot Gelar Doa Bersama dan Tetap Menyelenggarakan Salat Iduladha

![]()

Agus Haris minta pemkot gelar doa bersama dan tetap menyelenggarakan Salat Iduladha. Pemerintah tak ingin terburu-buru memutuskan digelar atau tidaknya Salat Iduladha di masjid.
Akurasi.id, Bontang – Saat ini, pandemi Covid-19 mulai naik trennya di Kota Bontang. Bahkan menurut data dari Gugus Tugas, Kota taman sudah memasuki zona merah.
Oleh karena itu, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Agus Haris meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, untuk menggelar kegiatan doa bersama guna meminta penurunan jumlah pasien yang kian hari bertambah.
“Tidak ada salahnya jika kita melaksanakan doa bersama, doa secara keseluruhan seluruh umat beragama,” ucap Agus Haris belum lama ini.
Dia meminta agar pelaksanaan doa bersama ini mendapatkan fasilitas dan pengawasan yang ketat dari pemerintah.
“Ini dilakukan supaya berimbang antar iman dan imun. Tentu tanpa mengabaikan pola hidup sehat,” ucapnya.
Selain doa bersama, dia meminta agar pelaksanaan Salat Iduladha tetap dilaksanakan. Tetapi dengan pengawasan yang ketat dalam protokol kesehatan di masing-masing mesjid. Mengingat pelaksanaannya hanya 1 tahun sekali.
Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase setuju dengan kegiatan doa bersama. Tetapi untuk pelaksanaannya masih akan dibahas supaya tidak terjadi kerumunan.
“Doa bersama ini nantinya kita lakukan secara serentak seluruh tempat ibadah dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Sementara untuk pelaksanaan Salat Iduladha, dia menyampaikan tak semua masjid dapat menggelar salat Iduladha. Berdasarkan regulasi, daerah yang masuk zona oranye dan merah penyebaran Covid-19 dilarang menggelar Salat Id di masjid.
“Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama RI Nomor 15 Tahun 2021 poin D Nomor 3,” ucapnya.
Namun, dari tim Satgas bakal mempertimbangkan pelaksanaan Salat Iduladha sembari melihat kondisi sebaran Covid-19 di Bontang. Dengan harapan, kasus corona bisa kembali melandai.
“Kita lihat situasi sampai mendekati Iduladha,” ujarnya. (*)
Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid









