By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Juragan Dadakan Beromzet Ratusan Juta
Trending

Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Juragan Dadakan Beromzet Ratusan Juta

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 25, 2021 9:51 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Jurangan Dadakan Beromzet Ratusan Juta
Tampak Asri terlihat memberikan makan hewan ternak yang akan dia jual sebagai hewan kurban jelang Iduladha. (Fajri/Akurasi.id)
SHARE
Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Jurangan Dadakan Beromzet Ratusan Juta
Tampak Asri terlihat memberikan makan hewan ternak yang akan dia jual sebagai hewan kurban jelang Iduladha. (Fajri/Akurasi.id) 

Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Juragan Dadakan Beromzet Ratusan Juta. Bisnis sapi kurban, memang menjadi bisnis dadakan yang mempunyai magnet tersendiri bagi masyarakat. Tawaran keuntungan besar dengan sedikit risiko dalam waktu cepat menjadi alasannya.

Akurasi.id, Bontang – Tanggal 20 Juli 2021 mendatang diperkirakan umat Islam akan merayakan ibadah Iduladha. Saat hari raya, mereka yang diberikan kelebihan rizki diperintahkan berkurban daging hewan ternak untuk membantu saudara lain yang membutuhkan. Umumnya hewan yang dikurbankan adalah sapi dan kambing.

Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban menjadi salah satu momentum penting bagi pedagang sapi untuk meraup untung. Gairah berbagi yang masih tinggi menyebabkan bisnis jual beli hewan kurban sangat bagus. Bukan hanya itu, meningkatnya penjualan sapi menjelang Iduladha hingga berlipat-lipat membuat prospek usaha penjualan hewan kurban sangat menjanjikan.

Kendati Iduladha masih sebulan lagi. Geliat pedagang kurban dadakan mulai bermunculan. Mereka membeli hewan terutama sapi di perternak kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Di banyak tempat bisa disaksikan adanya kandang-kandang hewan kurban dadakan, tak terkecuali di Bontang.

“Sengaja saya buat kandang di sini. Biar sapi-sapinya bisa dilihat oleh orang yang lalu lalang,” ungkap Asri (35), pedagang hewan kurban persis di pinggir Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Kamis (25/06/2021).

Saat ditemui ia terlihat sibuk memberi makan puluhan ekor sapinya di lahan terbuka seluas 20 x 10 meter. Dia menyewa lahan itu seharga Rp3 juta per bulan dari tangan warga.Terlihat sesekali ia juga melayani calon pembeli yang datang dan menanyakan harga.

Rata-rata harga sapi miliknya di atas Rp15 juta. Ada yang bahkan di atas Rp 20 juta. Tergantung ukuran dan jenis sapi. Sebetulnya laki-laki 2 anak ini bukan peternak. Ia adalah petani penggarap asal Bone, Sulawesi Selatan, yang sengaja membeli dan beternak sapi untuk keperluan setiap Lebaran Haji.

[irp]

Banyak teman-temannya yang lebih dahulu melakukan hal serupa dan sukses. Ia berharap mendapat keuntungan lebih dibanding penjualan di luar musim haji. “Tiap musim lebaran haji saya geluti ini. Hasilnya lumayan besar,” ungkapnya.

Asri mengaku sudah menggeluti bisnis itu sejak 7 tahun lalu. Kata dia, tahun 2020 lalu ia bisa meraup keuntungan hingga Rp600 juta dari penjualan sekitar 35 ekor sapi. Menurutnya itu jauh lebih sedikit jika dibandingkan tahun 2019 lalu. Di mana dia bisa meraup untung hingga miliaran rupiah.

Hal serupa juga dirasakan Gunawan (48) pedagang sapi kurban yang berada di lokasi disepanjang Jalan Pupuk Raya Kaltim, Loktuan. Prospek penjualannya lumayan besar saat tiba Lebaran Haji.

Gunawan mengatakan, sapi miliknya tidak semua berasal dari Bontang. Ada juga yang berasal dari daerah Palu, Sulawesi Tengah. Untuk sapi lokal saat ini ia hanya menyediakan 15 ekor saja. Ditanya mengenai harga hewan ternaknya itu, Gunawan mengatakan, untuk harga setiap hewan kurban dijual bervariasi. Mulai harga Rp17,5 juta hingga harga Rp25 juta. Pun harga tersebut masih harga tawar, artinya masih bisa di nego.

[irp]

Meskipun masih dalam kondisi Covid-19, Gunawan mengaku masih optimis tahun ini animo masyarakat untuk berkurban kembali meningkat. Mengingat masyarakat Bontang dikenal sebagai masyarakat religius.

“Berkurban adalah pesan agama yang harus dilakukan jika kondisi ekonomi memungkinkan. Semoga tahun ini lebih meningkat dibanding tahun lalu,” ujarnya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bisnis Beromzet Ratusan JutaBisnis Sapi KurbanHari Raya Iduladha 2021Kaltimkota BontangPedagang Sapi MenjamurPerayaan Iduladha
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jelang Pertandingan Penting Timnas Indonesia U-23 Hadapi Tiga Tantangan Besar dan Wasit VAR Kontroversial di Piala Asia U-23
OlahragaTrending

Jelang Pertandingan Penting Timnas Indonesia U-23 Hadapi Tiga Tantangan Besar dan Wasit VAR Kontroversial di Piala Asia U-23

By
Yori Akurasi
Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik
PeristiwaTrending

Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik

By
Wili Wili
Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara hingga Pegawai, Berikut Gaji dan Fasilitas yang Didapatkan
HeadlineTrending

Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara hingga Pegawai, Berikut Gaji dan Fasilitas yang Didapatkan

By
Redaksi Akurasi.id
Mafia Tambang Ilegal di Kukar Menggila, Gubernur dan Bupati Dianggap Masa Bodoh, Kepolisian Diminta Tak Diam
Trending

Mafia Tambang Ilegal di Kukar Menggila, Gubernur dan Bupati Dianggap Masa Bodoh, Kepolisian Diminta Tak Diam

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?