Birokrasi

Berikan Contoh Pada Masyarakat, Wali Kota Samarinda Andi Harun Tampil Pertama Divaksin

Loading

Berikan Contoh Pada Masyarakat, Wali Kota Samarinda Andi Harun Tampil Pertama Divaksin
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menjadi orang pertama yang divaksin saat menggelar vaksinasi tahap kedua di Uula GOR Segiri Samarinda, Senin (8/3/2021). (Dok Humas Pemkot Samarinda)

Berikan contoh pada masyarakat, Wali Kota Samarinda Andi Harun tampil pertama divaksin. Pria yang karib disapa AH ini memastikan, kalau proses vaksinasi tidak membahayakan, melainkan penting dilakukan, agar seluruh masyarakat dapat kembali hidup normal seperti sedia kala.

Akurasi.id, Samarinda – Sebagai seorang pemimpin, Wali Kota Samarinda Andi Harun mencoba memberikan contoh yang baik pada publik. Ya, pada vaksinasi tahap kedua, Andi Harun tampil pertama divaksin Covid-19 yang berlangsung Aula GOR Segiri Samarinda pada Senin (08/03/2021). Selain Andi Harun, beberapa pejabat Pemerintah Kota Samarinda, Provinsi Kaltim, dan wartawan ikut serta dalam vaksin itu.

AH sapaan karib Andi Harun mengatakan, saat divaksin diakuinya kalau dia tidak merasakan sakit atau gejala apapun setelahnya. Hal itu disampaikan AH sekaligus untuk memberikan keyakinan dan upaya mengajak masyarakat Kota Tepian -sebutan Samarinda- untuk sama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19.

“Sebagai wali kota Samarinda, saya memberikan contoh bagi masyarakat, dan (saat disuntik vaksin) memang tidak sakit, jadi (masyarakat) tidak perlu khawatir. Saat divaksin tidak ada rasa sakit,” tutur Andi Harun saat ditemui usai melakukan vaksinasi, Senin (8/3/2021).

Jasa SMK3 dan ISO

Selain itu, terkait program vaksinasi, disebutnya menjadi ikhtiar dalam memerangi pandemi Covid-19. Agar ke depan perekonomi kembali seperti sedia kala. Kehidupan masyarakat juga dapat segera kembali normal.

“Covid 19 ini dapat kita tanggulangi. Yang penting seluruh elemen, seperti camat, lurah, dan mikro di tingkat RT, harus gotong royong untuk mempercepat penanganan Covid-19 ini, salah satunya ikut serta menjadi peserta vaksinasi,” serunya.

Lebih lanjut, AH mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dengan berbagai informasi hoaks yang mengatakan, vaksin yang dilakukan pemerintah berbahaya. Serta hanya sebagai bahan eksperimen saja.

“Jangan termakan berita hoaks perihal bahaya vaksinasi, hari ini (saya sendiri) membuktikan kalau itu tidak benar (vaksin ini untuk kepentingan kita bersama, agar bisa kembali hidup normal lagi),” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button