By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Peluncuran INA Digital oleh Jokowi Upaya Integrasi Layanan Pemerintah
BirokrasiHeadline

Peluncuran INA Digital oleh Jokowi Upaya Integrasi Layanan Pemerintah

akurasi 2019
Last updated: Mei 27, 2024 3:05 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Peluncuran INA Digital oleh Jokowi Upaya Integrasi Layanan Pemerintah
Peluncuran INA Digital oleh Jokowi Upaya Integrasi Layanan Pemerintah. Foto: Menpan.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti keberadaan sekitar 27 ribu aplikasi yang digunakan oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Saat meluncurkan Government Technology (GovTech) Indonesia bernama INA Digital, Jokowi menyatakan bahwa banyaknya aplikasi tersebut lebih berorientasi proyek dan harus dihentikan.

Contents
  • Sembilan Layanan Prioritas INA Digital
  • Bukan Sekadar Aplikasi atau Platform

Peluncuran INA Digital ini diharapkan mampu menyatukan layanan yang tersebar di berbagai aplikasi yang ada saat ini. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa INA Digital akan mulai beroperasi pada September 2024, dengan memprioritaskan sembilan layanan utama.

Sembilan Layanan Prioritas INA Digital

  1. Administrasi Kependudukan
  2. Program Indonesia Pintar (PIP)
  3. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K)
  4. Antrean Rumah Sakit
  5. Registrasi Dokter
  6. Pembuatan atau Perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) Tenaga Kesehatan
  7. Sertifikasi Vaksin dan Imunisasi
  8. Pengecekan Bantuan Sosial
  9. Izin Penyelenggaraan Event atau Keramaian kepada Kepolisian

Anas menjelaskan bahwa saat ini layanan tersebut sedang diuji coba untuk mengintegrasikan seluruh sistem aplikasi yang telah dibangun oleh kementerian dan lembaga masing-masing. “Hari ini peluncuran INA Digital, nanti mulai SSO (Single Sign-On), penggunaan INA Pass, dan seterusnya ini direncanakan beroperasi penuh pada September. Saat ini sedang trial dari seluruh sistem aplikasi yang dibangun di kementerian masing-masing,” ujar Anas seusai peluncuran GovTech Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (27/5/2024).

Bukan Sekadar Aplikasi atau Platform

INA Digital, menurut Anas, bukan sekadar aplikasi atau platform, melainkan layanan keterpaduan sebagaimana harapan Presiden Jokowi agar seluruh kementerian/lembaga (K/L) tidak lagi mengembangkan aplikasi baru. “K/L harus mengintegrasikan aplikasi yang sudah ada ke dalam satu SuperApps ini. Dengan sistem digital ini, pemerintah mampu menghemat 30 persen tenaga teknis nasional,” ungkap Anas.

Peluncuran GovTech Indonesia ini didukung oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. INA Digital yang dikelola oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah dalam satu portal, memudahkan akses bagi masyarakat, dan meningkatkan interoperabilitas antarkementerian dan lembaga.

Dengan hadirnya INA Digital, layanan pemerintah diharapkan menjadi lebih mudah, sederhana, dan transparan, sesuai dengan visi Presiden Jokowi untuk mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) yang efisien dan terpadu.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Abdullah Azwar AnasE-GovernmentGovTech IndonesiaINA DigitalJokowiKementerian PANRBLayanan PemerintahPeraturan Presiden 82/2023PeruriTransformasi Digital
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Kurangi Lagi Masa Karantina, dari 14 Jadi 10 Hari
Headline

Pemerintah Kurangi Lagi Masa Karantina, dari 14 Jadi 10 Hari

By
akurasi 2019
Sri Mulyani: Harga Pangan dan Energi Bakal Meroket Ekstrem!
EkonomiHeadline

Sri Mulyani: Harga Pangan dan Energi Bakal Meroket Ekstrem!

By
akurasi 2019
Respons Menkeu Purbaya soal OTT Pajak dan Bea Cukai, OTT KPK Disebut Jadi Shock Therapy
HeadlineKabar Politik

Respons Menkeu Purbaya soal OTT Pajak dan Bea Cukai, OTT KPK Disebut Jadi Shock Therapy

By
Wili Wili
Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji
HeadlinePeristiwa

Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?