By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli
Birokrasi

Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Juli 21, 2021 6:34 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli
Wali Kota Samarinda saat melakukan kunjungan ke Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE

Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli
Wali Kota Samarinda saat melakukan kunjungan ke Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Sidak Pasar Pagi dan Pasar Segiri, Andi Harun Dapati Banyak Kejanggalan dan Dugaan Pungli. Di antara kejanggalan itu, yakni besaran retribusi yang nilainya flat dari Maret hingga April. Kemudian dugaan pungli oleh pihak koperasi terhadap retribusi parkir.

Akurasi.id, Samarinda – Pengelolaan dan penataan terhadap tata ruang Kota Samarinda menjadi bagian dari visi dan misi Andi Harun. Wali Kota Samarinda itu bersama wakilnya Rusmadi ingin Kota Tepian, sebutan Samarinda, menjadi kota yang maju, bersih, sehat, dan memiliki estetika yang bagus.

Hal itu Andi Harun tunjukkan dengan melakukan peninjauan langsung 2 pasar utama yang ada di Kota Samarinda pada Rabu (21/7/2021). Kedua pasar dimaksud, yakni Pasar Pagi dan Pasar Segiri. Dipilihnya kedua pasar itu, karena memang berada di titik sentral Kota Samarinda dan jalan protokol.

Kepada awak media, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, dalam tinjauannya kali ini pihaknya fokus menyoroti pengelolaan parkir yang berada di sekitaran pasar. Baik yang dikelola oleh swasta maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar.

“Kami ingin melihat potensi penerimaan, sekaligus melakukan penataan yang lebih apik soal parkir pasar. Hari ini kami uji petik di 2 pasar, di Pasar Pagi dan Pasar Segiri,” katanya.

Dalam tinjauan itu, Andi Harun mengungkapkan, bahwa dari sidak Pasar Pagi pihaknya menemukan adanya koperasi pihak swasta yang masih melakukan pungutan atas retribusi parkir di Pasar Pagi. Padahal sepengetahuan pemerintah kota (pemkot), perjanjian kerja sama tersebut telah berakhir.

“Tapi ini masih dugaan sementara, karena dokumen yang kami pegang perjanjiannya berakhir pada 2014 lalu. Tetapi faktanya di pasar tadi, koperasi dari perusahaan tersebut masih melakukan pungutan,” paparnya.

Sedangkan di Pasar Segiri, pihaknya mendapati adanya kejanggalan dalam sistem pencatatan dan pelaporan keuangan. Setelah melihat pengecekan pencatatan dan pelaporan keuangan dalam dua bulan terakhir, Andi Harun menemukan pemasukan UPTD Pasar Segiri rata. Hal tersebut disebut tidak seharusnya terjadi lantaran signifikannya jumlah pengunjung yang datang ke pasar per bulannya.

[irp]

“Dari bulan Maret sampai April itu pemasukannya sama, Rp15 juta. Flat. Padahal parkir itu dinamis, bisa berkurang atau bertambah. Berarti ada sistem yang harus dibenahi,” jelasnya.

Selain itu, ditemukan pergeseran fungsi parkir motor untuk dijadikan lapak pedagang. Diketahui pedagang harus membayar uang sebesar Rp10 ribu per hari untuk dapat berdagang di lahan parkir yang kerap dilalui pembeli. “Pedagang itu berjumlah 5 orang dan masing-masing membayar Rp10 ribu. Ini yang saya minta ditata,” ucapnya.

Melihat situasi dan kondisi yang terjadi di dua pasar tersebut, pemkot pun menduga kemungkinan hal serupa juga terjadi di pasar-pasar lainnya. Sehingga atas landasan itulah pemkot akan melakukan evaluasi.

[irp]

“Temuan kami sudah cukup menjadi bahan Pemkot Samarinda untuk melakukan evaluasi, perbaikan, dan rencana penataan. Termasuk pencatatan pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan,” tukasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Andi HarunDapati Banyak KejanggalanDugaan Punglipasar segiripemkot samarindaPeninjauan Pasar PagiWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Antisipasi Flu Burung Meluas, DPRD Bontang Atur Pertemuan dengan Dinkes
Birokrasi

Antisipasi Flu Burung Meluas, DPRD Bontang Atur Pertemuan dengan Dinkes

By
akurasi 2019
SKM
Birokrasi

Bicara Persoalan Banjir Samarinda, Andi Harun: Benahi SKM Butuh APBN (2-habis)

By
akurasi 2019
karyawan equator
Birokrasi

Komisi I Deadline hingga Maret Berikan Jawaban Akan Nasib Pesangon Eks Karyawan PT KE

By
akurasi 2019
Waspada Tambang Ambruk Lagi, DPRD Ingin Pemprov Kaltim Serius Garap Pertanian
Birokrasi

Waspada Tambang Ambruk Lagi, DPRD Ingin Pemprov Kaltim Serius Garap Pertanian

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?