By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Slamet Dilakukan Estafet, Terkendala Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk
PeristiwaTrending

Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Slamet Dilakukan Estafet, Terkendala Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk

Wili Wili
Last updated: Januari 15, 2026 2:16 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Slamet Dilakukan Estafet, Terkendala Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk
Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Slamet Dilakukan Estafet, Terkendala Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id — Tim SAR gabungan mulai mengevakuasi jenazah pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pada Kamis, 15 Januari 2026. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan sistem estafet lantaran medan yang ekstrem serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat di kawasan puncak.

Evakuasi jenazah dilakukan melalui jalur Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Metode estafet dipilih demi menjaga keselamatan personel mengingat jalur sempit, berbatu, dan berkabut, serta potensi hujan badai.

“Proses evakuasi dilakukan secara estafet agar lebih aman. Medannya sangat terjal, sehingga dibutuhkan tandu basket untuk membawa korban,” ujar relawan Tim Wanadri, Arie Afandi, Kamis (15/1/2026).

Jenazah Syafiq, yang merupakan siswa SMA Negeri 5 Magelang, ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026, di jalur punggungan Gunung Malang, dekat area Batu Watu Langgar, setelah proses pencarian berlangsung selama 17 hari. Saat pertama kali ditemukan, jenazah telah dibungkus menggunakan kain hijau oleh tim Wanadri dan SAR.

Namun, kondisi cuaca buruk memaksa tim menunda evakuasi dan mundur sementara ke pos Operation Support Command (OSC) untuk menyusun strategi lanjutan.

Sementara itu, Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang, Handika, menjelaskan bahwa jenazah kini telah berhasil dinaikkan dari lokasi penemuan dan sedang dibawa menuju jalur Dipajaya.

“Tim yang berada di atas sudah menaikkan korban. Saat ini jenazah sedang dalam perjalanan menuju jalur Dipajaya, nanti masuk ke jalur Pos 9 Pelawangan,” kata Handika saat ditemui di Basecamp Dipajaya.

Dalam upaya evakuasi ini, Basarnas menempatkan personel dan relawan di setiap pos pendakian guna menjaga stamina tim, mengingat jarak tempuh yang panjang dan medan yang menguras tenaga.

“Setiap pos diisi personel agar stamina tidak terkuras. Medannya cukup panjang dan berat,” jelasnya.

Handika juga mengungkapkan bahwa proses evakuasi sempat tertunda pada malam sebelumnya akibat hujan deras dan badai di kawasan puncak Gunung Slamet.

“Keselamatan tim menjadi pertimbangan utama. Di atas hujan dan badai, sehingga evakuasi sempat dihentikan sementara,” ujarnya.

Tim SAR gabungan hingga kini terus melanjutkan proses evakuasi secara bertahap sambil memantau kondisi cuaca demi memastikan keselamatan seluruh personel di lapangan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Basarnas PemalangCuaca Ekstremevakuasi estafetevakuasi pendaki gunungGunung Slametjalur DipajayaPendaki Meninggalpendaki SMASAR gabunganWanadri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Razia Ganteng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka: Inovasi Disiplin di Sekolah yang Direspons Positif
HeadlinePeristiwa

Razia Ganteng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka: Inovasi Disiplin di Sekolah yang Direspons Positif

By
Wili Wili
Jusuf Kalla Memberikan Penjelasan Mendalam Terkait Tanah yang Disinggung Anies Baswedan dalam Debat Capres
HeadlineTrending

Jusuf Kalla Memberikan Penjelasan Mendalam Terkait Tanah yang Disinggung Anies Baswedan dalam Debat Capres

By
akurasi 2019
Pemilik Kos di Malang Syok Saat Gerebek Kamar Penghuni yang Nunggak 2 Bulan, Temukan Bau Tak Sedap dan Benda Tak Lazim
PeristiwaTrending

Pemilik Kos di Malang Syok Saat Gerebek Kamar Penghuni yang Nunggak 2 Bulan, Temukan Bau Tak Sedap dan Benda Tak Lazim

By
Wili Wili
Perusahaan Penabrak Jembatan Dondang Disanksi, DPRD Kaltim: Meraka Diwajibkan Memperbaiki Kerusakan
BirokrasiTrending

Perusahaan Penabrak Jembatan Dondang Disanksi, DPRD Kaltim: Meraka Diwajibkan Memperbaiki Kerusakan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?