Urusan Tagih Utang, Nyawa Warga Bengalon Nyaris Melayang Usai Ditimpas Pakai Parang

![]()

Akurasi.id, Sangatta – Entah apa yang ada di benak SR (43) warga Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang satu ini. Dia tampak begitu ringan tangan hingga tega melayangkan sebilah parang kepada rekannya sendiri bernama Andis (30).
Baca juga: Lupa Matikan Kompor, 10 Rumah dan 1 Sarang Walet di Bengalon Ludes, Kerugian Rp2,5 Miliar
Ya, insiden berdarah itu terjadi tepatnya di Jalan Poros Bengalon, RT 007, Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Rabu (26/8/2020). Pemicunya terbilang cukup sepele, yakni persoalan utang di antara pelaku dan korban.

Informasi dihimpun, dalam insiden itu, pipi Andis nyaris terbelah setelah dibacok parang oleh pelaku SR (43). Penganiayaan itu bermula saat Andis yang diketahui warga Desa Sepaso Timur berniat menangih utang sebesar kepada pelaku SR sebesar Rp5 juta kepada SR.
Namun saat akan ditagih, SR menolak untuk memberikan uang. Alhasil Andis dan SR pun adu mulut. Lantaran tak bisa menahan emosi, SR langsung mengambil sebilah parang yang sehari-hari digunakannya dan langsung menyerang korban.
Untung saja, ketika timpasan pertama yang dilayangkan oleh pelaku, Andis bisa menghindar. Namun saat pelaku kembali melayangkan sebilah parang untuk kedua kalinya, Andis tidak mampu mengelak dengan sempurna sehingga mengakibatkan robek di bagian pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri bagian jari kelingking luka robek.
Aksi cekcok dan adu mulut yang berakhir dengan kasus pembacokan itu pun didengar oleh tetangganya yakni Meliyani (33). Mendapati hal itu, Meliyani lantas berteriak memberitahukan kepada warga yang lain dengan harapan dapat melerai kasus perkelahian tersebut.

“Seorang saksi melihat bahwa pelaku keluar dari dalam toko korban dengan membawa parang dan langsung pergi ke arah Sangkulirang dengan menggunakan sepeda motor,” jelas Kapolsek Bengalon AKP Zarma Putra, Rabu (26/8/20).
“Sedangkan korban keluar dari toko dengan luka robek di bagian pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri bagian jari kelingking luka robek,” tambahnya.
Melihat kejadian tersebut, lanjutnya, warga setempat langsung membawa korban ke Puskesmas Bengalon. Warga juga langsung melaporkan kejadian sekaligus meminta bantuan kepada Polsek Bengalon. “Saat ini pelaku melarikan diri dan masih dalam pencarian,” tandasnya. (*)
Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin









