HeadlineKabar Politik

Survei Proximity: Ridwan Kamil-Suswono Unggul, Pramono-Rano Kejutkan Elektabilitas Pilgub DKI 2024

Ridwan Kamil-Suswono Unggul di Semua Simulasi Survei

Loading

Akurasi.id – Lembaga survei Proximity Indonesia merilis hasil survei elektabilitas bakal pasangan calon (paslon) yang akan bersaing dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Survei yang dilakukan pada periode 30 Agustus hingga 6 September 2024 ini menunjukkan bahwa pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) memimpin dengan elektabilitas tertinggi, sementara Pramono Anung-Rano Karno memberikan kejutan dengan capaian yang signifikan.

Menurut CEO Proximity Indonesia, Whima Edy Nugroho, dalam survei yang melibatkan 800 responden tersebut, Ridwan Kamil (RK) tercatat sebagai tokoh paling populer dengan tingkat pengenalan mencapai 85,90 persen. Popularitasnya sedikit di atas Rano Karno yang memiliki angka 85,40 persen. Sementara itu, Pramono Anung dan Suswono masing-masing mendapatkan 61,50 persen dan 61,00 persen dalam hal popularitas.

Dalam pertanyaan terbuka (top of mind), RK juga unggul jauh dengan 51,70 persen suara responden yang menyebut namanya sebagai calon gubernur pertama yang terlintas di benak mereka. Pramono Anung berada di urutan kedua dengan 15,40 persen, sementara nama-nama lain berada di bawah 10 persen.

Elektabilitas tertutup mengukuhkan posisi Ridwan Kamil-Suswono dengan raihan 56,50 persen, diikuti Pramono-Rano dengan 24,50 persen, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto di urutan ketiga dengan 3,10 persen. Kendati Pramono-Rano baru melakukan sosialisasi dalam waktu singkat, perolehan elektabilitas mereka mencapai 24,50 persen, sebuah capaian yang dianggap mengejutkan oleh Whima.

Jasa SMK3 dan ISO

Whima juga menambahkan bahwa pasangan Dharma-Kun menghadapi tantangan besar, terutama karena elektabilitas mereka belum mencapai ambang batas pencalonan independen sebesar 7,5 persen. Namun, peluang bagi setiap paslon untuk meningkatkan elektabilitas masih terbuka lebar, mengingat hanya 26 persen responden yang telah mantap dengan pilihannya. Artinya, 74 persen responden masih berpotensi mengubah pilihannya hingga hari pemilihan pada 27 November 2024.

Dari survei tersebut, faktor program menjadi alasan utama pemilih dalam menentukan dukungan mereka, dengan 80,80 persen responden menyebutkan program sebagai pertimbangan utama. Di sisi lain, masalah kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan pokok menjadi isu yang paling mendesak untuk diselesaikan oleh calon gubernur mendatang dengan 43,50 persen responden yang menganggapnya penting. Isu lain seperti kriminalitas dan pengangguran juga menduduki peringkat kedua dan ketiga.

Hasil survei ini memperlihatkan dominasi Ridwan Kamil-Suswono di semua simulasi. Namun, Pramono-Rano tetap berpotensi meningkatkan elektabilitas dengan kampanye lebih aktif dan pendekatan langsung kepada masyarakat. Whima juga mencatat bahwa absennya nama besar seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) memungkinkan adanya pergeseran suara ke pasangan Pramono-Rano.

Survei Proximity Indonesia ini dilakukan secara tatap muka dengan tingkat kesalahan sebesar 3,46 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button