By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Dapat Bisikan Gaib, Sorang Pria Terjun ke Sungai Karang Mumus, Dikira Biawak Loncat ke Sungai
News

Dapat Bisikan Gaib, Sorang Pria Terjun ke Sungai Karang Mumus, Dikira Biawak Loncat ke Sungai

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 14, 2021 4:58 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Dapat Bisikan Gaib, Sorang Pria Terjun ke Sungai Karang Mumus, Dikira Biawak Loncat ke Sungai
AK (36) setelah berhasil dievakuasi warga usai terjun ke sungai pada malam harinya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Dapat Bisikan Gaib, Sorang Pria Terjun ke Sungai Karang Mumus, Dikira Biawak Loncat ke Sungai
AK (36) setelah berhasil dievakuasi warga usai terjun ke sungai pada malam harinya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Dapat Bisikan Gaib, Sorang Pria Terjun ke Sungai Karang Mumus, Dikira Biawak Loncat ke Sungai. Pada 2018 lalu, yang bersangkutan diketahui pernah hampir bunuh diri. Dari saat itu, lelaki 36 tahun asal Sungai Pinang Dalam ini, selalu merasa ketakutan seolah yang akan membunuhnya.

Akurasi.id, Samarinda – Warga Jalan Marsda A Saleh (Eks Jalan Kehewanan), Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, mendadak heboh. Musababnya, seorang pria nekat mengakhiri nyawanya dengan terjun dari Jembatan Kehewanan ke Sungai Karang Mumus (SKM) pada Minggu malam (13/6/2021) sekitar pukul 19.30 Wita.

Awal mula peristiwa itu, diketahui ketika Supriyanto warga setempat, yang tengah memancing tiba-tiba dikagetkan dengan adanya seorang pria yang loncat ke SKM. Semula ia sempat berpikir bahwa suara percikan air disebabkan oleh binatang yang terjatuh dari atas jembatan. Betapa terkejutnya, ia setelah mengetahui bahwa suara itu merupakan seseorang pria yang saat itu hanya terlihat bagian kepala.

“Saya sempat mikir itu biawak, saat saya senter, ternyata orang. Saat itu kondisinya sudah lemas karena kepalanya saja yang muncul di permukaan air, setelah itu banyak warga dari arah seberang menyorotkan cahaya senter seperti tanda ada bahaya,” jelas Supriyanto.

Lantaran takut terjadi apa-apa terhadap pria tersebut, Supriyanto dan warga sekitar kemudian langsung menghubungi 112 untuk meminta bantuan. Namun, ada juga warga yang mencoba mengevakuasi korban yang saat itu posisinya tersandar di bawah kolong rumah warga.

“Saya ikuti dia melalui tepi sungai, saat berada di kolong rumah warga, saya coba panggil tapi tidak ada respon, kemudian saya dan warga cebur dan mendapatkannya tengah bersandar di tiang rumah warga. Kalau jaraknya sekitar 1 kilometer dari tempat ia loncat, setelah itu kami evakuasi ke darat,” tuturnya.

Setelah berada di darat, warga pun berusaha mengajak pria tersebut berbicara, namun bukannya bicara, pria tersebut hanya memberikan tatapan kosong kepada warga. Tak berselang lama, tim relawan datang bersama ayah kandung korban. Dan diketahui pria tersebut bernisial AK (36) warga Kelurahan Sungai Pinang Dalam.

[irp]

Kepada media ini, ayah AK yang bernama Kosim (63) mengatakan, ia memang melihat anaknya keluar dari rumah pada sore hari, sekita pukul 17.30 Wita. Namun saat ditanya mau kemana, AK sama sekali tak menggubris ayah kandungnya itu.

“Saya tanya mau ke mana, dia diam aja, ya saya pikir hanya keluar sebentar, dan enggak tahunya begini,” ujar Kosim.

Selain itu, Kosim menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada anaknya itu pernah terjadi juga pada tahun 2018 lalu. Kosim sering mendapati anaknya itu dengan wajah ketakutan seperti sedang ada yang membisikinya. “Dulu sering bertingkah aneh kaya orang ketakutan, tapi enggak pernah sampai terjun ke sungai seperti ini,” tandasnya.

[irp]

Usai berhasil dievakuasi dari Sungai Karang Mumus, AK kemudian dibawa oleh tim relawan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kembali kepada keluarganya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Dapat Bisikan GaibNekat Bunuh DiriPria Dikira BiawakPria Loncat ke SKMPria Terjun ke SungaiSamarindaTerjun ke SKM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Terapkan WFA Jelang Mudik Lebaran 2026, ASN Mulai WFA 16 Maret
HeadlinePeristiwa

Pemerintah Terapkan WFA Jelang Mudik Lebaran 2026, ASN Mulai WFA 16 Maret

By
Wili Wili
Kronologi Lengkap Polwan Mojokerto Bakar Suami Hingga Meninggal Dunia
HeadlineHukum & Kriminal

Kronologi Lengkap Polwan Mojokerto Bakar Suami Hingga Meninggal Dunia

By
akurasi 2019
Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka
Hukum & KriminalTrending

Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka

By
akurasi 2019
Pelat Besi Perbatasan Samarinda-Kukar Dicuri, Warga dan Polisi Tangkap Pelaku
News

Pelat Besi Perbatasan Samarinda-Kukar Dicuri, Warga dan Polisi Tangkap Pelaku

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?