Satgas PKH Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Prabowo Apresiasi Penyelamatan Uang Rakyat
Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH Selamatkan Uang Negara dan Aset Hutan Rp370 Triliun

![]()
Akurasi.id – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang sebesar Rp11,4 triliun ke kas negara sebagai hasil penagihan denda administratif serta penyelamatan keuangan negara.
Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan penyerahan dana tersebut merupakan bentuk transparansi kepada publik atas kinerja penegakan hukum dan penyelamatan keuangan negara.
“Pada hari ini sebagai wujud transparansi kinerja kepada publik, kami akan menyerahkan uang total sebesar Rp11.420.140.815.858 ke kas negara,” ujar Burhanuddin.
Prosesi penyerahan dilakukan oleh Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dengan Presiden Prabowo berada di tengah menyaksikan secara langsung penyerahan tersebut.
Rincian Sumber Rp11,4 Triliun
Dana Rp11,4 triliun yang diserahkan kepada negara berasal dari beberapa sumber, di antaranya:
- Penagihan denda administratif di bidang kehutanan oleh Satgas PKH: Rp7,23 triliun
- Penerimaan negara bukan pajak dari penyelamatan keuangan negara kasus korupsi periode Januari–Maret 2026: Rp1,96 triliun
- Penerimaan pajak Januari–April 2026: Rp967,7 miliar
- Pendapatan pajak Agrinas Palma: Rp180,5 miliar
- Denda lingkungan hidup sebagai PNBP: Rp1,14 triliun
Penyerahan dana ini menambah total penyelamatan keuangan negara yang dilakukan pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.
Total Uang Negara yang Diselamatkan Rp31,3 Triliun
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah beberapa kali berhasil menyelamatkan uang negara dalam jumlah besar sejak awal masa pemerintahannya.
Ia menyebut pada Oktober 2025 pemerintah berhasil menyelamatkan Rp13,255 triliun dalam perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya.
Kemudian pada Desember 2025, pemerintah kembali menyelamatkan Rp6,625 triliun. Dengan tambahan Rp11,4 triliun pada April 2026, total uang negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp31,3 triliun.
“Dengan demikian total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah 31,3 triliun rupiah. Ini angka yang sangat besar,” kata Prabowo.
Menurutnya, dana tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Prabowo mencontohkan dana tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki hingga 34.000 sekolah di seluruh Indonesia, bahkan dua kali lipat dari capaian perbaikan sekolah tahun sebelumnya yang mencapai 17.000 sekolah.
Selain itu, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk merenovasi lebih dari 500.000 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang berpotensi membantu sekitar dua juta warga.
Satgas PKH Juga Selamatkan Aset Hutan Rp370 Triliun
Selain uang tunai, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali aset negara berupa kawasan hutan dengan nilai mencapai Rp370 triliun.
Menurut Prabowo, nilai tersebut hampir setara dengan 10 persen dari total APBN Indonesia yang sekitar Rp3.700 triliun.
“Satgas ini dalam satu setengah tahun berhasil menyelamatkan hampir 10 persen dari APBN,” ujar Prabowo.
Keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam di Indonesia.
Prabowo Beri Penghormatan kepada Satgas PKH
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan penghormatan kepada anggota Satgas PKH atas dedikasi mereka dalam menyelamatkan keuangan negara.
Satgas PKH diketahui dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Pengarah, dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai Wakil Ketua Pengarah dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah sebagai Ketua Pelaksana.
Prabowo menegaskan bahwa perjuangan membela kepentingan rakyat tidak selalu mudah dan akan menghadapi berbagai perlawanan.
“Semakin kita tegas, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Jangan khawatir, kita tidak gentar,” kata Prabowo.
“Terima kasih, selamat berjuang. Saya hormat dengan pekerjaan kalian. Membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia,” ujar Prabowo.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menyelamatkan uang negara dan memberantas penyimpangan.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









