By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pramono Anung Pastikan Pengawasan ASN Tetap Ketat di Hari Perdana WFH Jakarta
HeadlineKabar Politik

Pramono Anung Pastikan Pengawasan ASN Tetap Ketat di Hari Perdana WFH Jakarta

Wili Wili
Last updated: April 10, 2026 3:56 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pramono Anung Pastikan Pengawasan ASN Tetap Ketat di Hari Perdana WFH Jakarta
Pramono Anung Pastikan Pengawasan ASN Tetap Ketat di Hari Perdana WFH Jakarta. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini menjadi hari pertama penerapan kerja dari rumah setelah sebelumnya dijadwalkan mulai 1 April namun tertunda karena bertepatan dengan hari libur.

Contents
  • Presensi Online dan Laporan Kerja
  • Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan sistem pengawasan terhadap kinerja ASN tetap berjalan ketat meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah. Ia menegaskan Pemprov DKI telah memiliki infrastruktur teknologi yang cukup kuat untuk memantau aktivitas pegawai secara daring.

Pramono menjelaskan bahwa skema WFH diterapkan dengan proporsi minimal 25 persen hingga maksimal 50 persen pegawai pada masing-masing unit kerja, termasuk subbidang, subbagian, seksi, hingga kelompok kerja terkecil.

“Jakarta sudah membuat instruksi sekda, kita sudah melakukan rapat. Saya yakin Jakarta yang pertama kali mengatur itu,” ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/4).

Menurutnya, aturan tersebut sebenarnya sudah berlaku sejak 1 April 2026. Namun pelaksanaannya baru dimulai pada hari ini karena awal bulan lalu bertepatan dengan hari libur nasional.

Presensi Online dan Laporan Kerja

Selama menjalankan WFH, ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tetap diwajibkan melakukan presensi secara daring. Absensi dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari melalui sistem absensi online milik pemerintah daerah.

Selain itu, para pegawai juga harus menyampaikan laporan pekerjaan kepada kepala unit masing-masing. Sistem ini diterapkan untuk memastikan kinerja ASN tetap terukur meskipun bekerja dari rumah.

Pramono menilai mekanisme tersebut cukup efektif karena didukung sistem teknologi yang sudah terintegrasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Pengawasan di Jakarta infrastrukturnya sudah cukup kuat,” katanya.

Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

Meski sebagian ASN bekerja dari rumah, Pramono menegaskan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pegawai yang bertugas di sektor layanan publik tetap diminta bekerja seperti biasa di kantor.

“WFH bagi Jakarta semuanya akan dijalankan, kecuali yang berkaitan dengan pelayanan publik. Mereka tetap bekerja seperti biasa,” ujar Pramono.

Penerapan WFH ini juga berdampak pada aktivitas perkantoran di ibu kota. Sejumlah gedung pemerintahan terlihat lebih lengang dibandingkan hari kerja normal. Volume kendaraan di area parkir instansi pemerintah pun tampak berkurang.

Di sisi lain, kondisi lalu lintas di kawasan pusat Jakarta terpantau lebih lancar seiring dengan berkurangnya mobilitas pegawai yang bekerja dari kantor.

Pemprov DKI Jakarta berharap kebijakan WFH berkala setiap Jumat ini dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjaga keseimbangan produktivitas pegawai tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ASN Jakartaberita Jakartakebijakan kerja ASNkebijakan WFHlayanan publik JakartaPemprov DKI JakartaPramono Anung.presensi online ASNWFH ASN Jakartawork from home ASN
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Gemma Marshall berkata:
    Mei 8, 2026 pukul 11:06 am

    Hi,

    I’m reaching out because we help brands connected to akurasi.id build authority on Instagram.

    We use our customized AI system, mixed with natural manual interaction to drive niche-relevant followers to your page safely.

    Open to finding out more about this?

    Gemma

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sindikat Curanmor di Samarinda, Polisi Terus Selidiki Kasus 25 Motor Curian.
HeadlineNews

Sindikat Curanmor di Samarinda, Polisi Usut Kasus 25 Motor Curian

By
Devi Nila Sari
KPK Geledah Rumah Djan Faridz di Jakarta, Terkait Kasus Harun Masiku
HeadlinePeristiwa

KPK Geledah Rumah Djan Faridz di Jakarta, Terkait Kasus Harun Masiku

By
Wili Wili
Gibran Rakabuming Raka Hadiri Penutupan Sidang Raya PGI di Toraja, Didampingi Andi Amar Ma'ruf Sulaiman
HeadlineKabar Politik

Gibran Rakabuming Raka Hadiri Penutupan Sidang Raya PGI di Toraja, Didampingi Andi Amar Ma’ruf Sulaiman

By
Wili Wili
Perguruan Tinggi Bisa Terima Manfaat Tambang, Bagaimana Aturannya?
HeadlineKabar Politik

Perguruan Tinggi Bisa Terima Manfaat Tambang, Bagaimana Aturannya?

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?