
![]()
Akurasi.id – Seorang perempuan berinisial KN (23) mendadak viral di media sosial setelah kedapatan mengenakan seragam pramugari Batik Air saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang–Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB dan terungkap berkat kejelian kru kabin yang mencurigai adanya perbedaan pada seragam yang dikenakan KN.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa kecurigaan muncul karena corak rok yang dipakai KN tidak sesuai dengan standar seragam resmi pramugari Batik Air. “Kru kabin curiga karena ada penumpang memakai pakaian mirip pramugari Batik Air, tapi coraknya berbeda,” ujar Yandri, Rabu (7/1/2026).
Setibanya di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, KN langsung diperiksa oleh petugas Aviation Security (Avsec). Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa KN bukan merupakan pegawai maupun kru Batik Air. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan, KN mengaku pernah melamar menjadi pramugari Batik Air, namun tidak lolos seleksi. Ia juga mengaku memperoleh seragam lengkap beserta atribut seperti name tag dan koper Batik Air melalui online shop. Seragam tersebut kemudian dikenakan saat berangkat ke bandara di Palembang.
KN berdalih sebenarnya berniat mengganti pakaian sebelum naik pesawat. Namun, karena waktu yang terbatas, ia tetap menaiki pesawat dengan mengenakan seragam pramugari hingga tiba di Jakarta. “Pengakuannya, dia mau ganti pakaian di bandara Palembang, tapi karena waktunya mepet akhirnya tetap naik pesawat memakai seragam itu,” jelas Yandri.
Polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tidak ada indikasi pelanggaran hukum maupun kejahatan yang dilakukan oleh KN. Oleh karena itu, pihak Batik Air memutuskan tidak melanjutkan proses hukum.
“Tidak ada penuntutan. Yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, dan seluruh atribut Batik Air yang dipakai disita,” kata Yandri. Penyelesaian kasus dilakukan secara damai antara pihak maskapai dan KN.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video KN mengenakan seragam pramugari Batik Air beredar luas dan viral di media sosial.
Dalam video yang diduga diunggah melalui akun @khairun_nisya02, KN yang mengaku bernama Khairunnisa menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Batik Air dan Lion Group.
“Saya menyatakan memang benar melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama,” ucapnya dalam video tersebut.
Ia juga meminta maaf kepada kedua orang tuanya dan mengaku pernyataan tersebut dibuat tanpa paksaan dari pihak mana pun.
KN mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Ia juga meminta maaf kepada Batik Air, Lion Group, serta kedua orang tuanya. Unggahan permintaan maaf tersebut turut viral dan menuai beragam respons dari warganet.
Menariknya, aksi KN disebut sempat mengecoh masyarakat umum, bahkan beberapa pramugari asli Batik Air. Penampilannya dinilai sangat meyakinkan, mulai dari seragam, kartu identitas, hingga atribut penerbangan lainnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lion Group maupun Batik Air terkait viralnya kasus tersebut. Berita ini disusun berdasarkan keterangan kepolisian dan informasi yang beredar di media sosial.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









