By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Pramono Anung Soroti Pelanggaran Keselamatan di Gedung Terra Drone, Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta
HeadlinePeristiwa

Pramono Anung Soroti Pelanggaran Keselamatan di Gedung Terra Drone, Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta

Wili Wili
Last updated: Desember 10, 2025 3:44 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pramono Anung Soroti Pelanggaran Keselamatan di Gedung Terra Drone, Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta
Pramono Anung Soroti Pelanggaran Keselamatan di Gedung Terra Drone, Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta. Foto: Detikcom.
SHARE

Akurasi.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi tegas insiden kebakaran gedung Terra Drone di Jakarta Pusat yang menelan 22 korban jiwa. Menurutnya, tragedi yang terjadi pada Selasa (9/12/2025) itu tidak lepas dari buruknya kepatuhan bangunan terhadap standar keselamatan.

Contents
  • Gedung ‘Tumbuh’ Tidak Penuhi Standar
  • Instruksi Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta
  • Pemprov DKI Tanggung Biaya Korban

“Problem utamanya adalah kalau semuanya menaati aturan, pasti tidak terjadi. Ini pasti dibangun tanpa aturan,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Secara kasatmata, Pramono menilai struktur gedung jelas tidak sesuai standar. Fasilitas keselamatan tidak lengkap, jalur evakuasi minim, serta tangga yang sangat sempit menjadi faktor penyebab banyak korban sulit menyelamatkan diri.

“Kalau dilihat, tangganya kecil banget. Itu yang menyebabkan beberapa orang nggak bisa turun ke bawah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat api membesar, sebagian karyawan justru naik ke lantai atas, sementara asap tebal bergerak dari bawah dan mengurung mereka tanpa akses evakuasi. Hal inilah yang memperburuk jumlah korban meninggal, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki.

Gedung ‘Tumbuh’ Tidak Penuhi Standar

Pramono menyebut gedung tersebut termasuk kategori gedung tumbuh bangunan baru yang muncul di sela gedung-gedung lama namun sering kali tidak memenuhi syarat administratif maupun standar keselamatan.

“Gedung kemarin itu gedung yang tumbuh. Kiri-kanannya gedung lama, tumbuh satu-satunya gedung itu, sehingga pasti secara kelengkapan persyaratannya tidak terpenuhi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa gedung tersebut tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan tidak memiliki sistem keamanan khusus untuk menangani produk baterai litium, meskipun tersedia alat pemadam api ringan (APAR).

Instruksi Pemeriksaan Menyeluruh Gedung di Jakarta

Untuk mencegah tragedi serupa, Pramono memerintahkan jajarannya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh gedung di Jakarta dalam pekan ini.

“Dalam minggu-minggu ini kita akan segera mengecek kembali semua gedung yang ada,” katanya.

Bangunan yang tidak memenuhi standar keamanan akan ditertibkan, terutama ruko atau gedung tumbuh yang rawan abai terhadap aturan keselamatan.

Pemprov DKI Tanggung Biaya Korban

Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh biaya korban ditanggung pemerintah, baik korban luka maupun meninggal.

Pemprov akan menanggung biaya pemakaman bagi korban meninggal serta biaya perawatan korban yang masih dirawat di rumah sakit.

“Yang luka sebagian nanti akan dirujuk, dan kami Pemerintah DKI Jakarta yang akan menyelesaikan biayanya,” ujar Pramono.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Para pemilik usaha diminta memprioritaskan jalur evakuasi dan standar keselamatan dalam operasional bangunan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita Jakartagedung tumbuhJakarta Pusatkebakaran Jakartakebakaran terra dronekeselamatan gedungPemprov DKIPramono Anung.ruko kemayoranslf
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kontroversi Korupsi Impor Gula: Tom Lembong Ditetapkan Tersangka, Kenangan Momen Bersama Jokowi Terungkap
HeadlineHukum & Kriminal

Kontroversi Korupsi Impor Gula: Tom Lembong Ditetapkan Tersangka, Kenangan Momen Bersama Jokowi Terungkap

By
Wili Wili
Distribusi BBM di Kaltim Diklaim Telah Sesuai Peruntukkan, Pertamina Sanksi Operator yang Lalai
HeadlineNews

Distribusi BBM di Kaltim Diklaim Telah Sesuai Peruntukkan, Pertamina Sanksi Operator yang Lalai

By
Redaksi Akurasi.id
Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Indonesia Siap Kirim 20.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Indonesia Siap Kirim 20.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza

By
Wili Wili
Ahok ke Sulawesi Utara, Antrean Panjang Solar Tiba-tiba Hilang
HeadlineTrending

Ahok ke Sulawesi Utara, Antrean Panjang Solar Tiba-tiba Hilang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?