By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Kemenaker: 25 Ribu Pekerja Jadi Korban PHK Sepanjang 2022, Paling Banyak di Sektor Industri
CorakHeadlineRagam

Kemenaker: 25 Ribu Pekerja Jadi Korban PHK Sepanjang 2022, Paling Banyak di Sektor Industri

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 13, 2023 10:52 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Kemenaker: 25 Ribu Pekerja Jadi Korban PHK Sepanjang 2022, Paling Banyak di Sektor Industri
Kemenaker mencatat lebih dari 25 ribu pekerja terkena PHK sepanjang 2022. (Ilustrasi)
SHARE

Sekira 25 pekerja jadi korban PHK sepanjang 2022. Berdasarkan bidangnya, pekerja industri dan pertambangan paling banyak terdampak PHK.

Akurasi.id, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat lebih dari 25 ribu pekerja di Indonesia jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2022.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI JSK) Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan. Jumlah itu berasal dari berbagai daerah dan sektor industri.

“Jumlah tenaga kerja ter-PHK sampai Desember 2022 sebanyak 25.114 orang,” kata dia sebagaimana melansir CNN, Rabu (8/2/2023).

Dari data itu, jumlah pekerja yang di PHK paling banyak berasal dari wilayah Jawa Barat sebanyak 4.629 orang. Menyusul Jawa Timur sebanyak 3.574. Kemudian, Banten sebanyak 3.703 orang, Kaltim sebanyak 3.082 orang, DKI Jakarta sebanyak 1.655 orang.

Kemudian, Kalimantan Selatan sebanyak 1.199 orang, Kalimantan Barat sebanyak 1.131 orang, Riau sebanyak 916 orang, Jawa Tengah 467 orang, Lampung 30 orang, Bengkulu 26 orang, dan Maluku 8 orang.

Pekerja Industri dan Pertambangan Paling Banyak Terdampak PHK

Adapun untuk bidang pekerja yang paling banyak di PHK berasal dari aneka sektor industri dan industri dasar mencapai 5.805 orang di seluruh Indonesia, serta sektor pertambangan sebanyak 5.192 orang.

Sedangkan, yang paling sedikit terdampak PHK adalah pekerja di sektor pendidikan yang jumlahnya hanya 105 orang dari seluruh wilayah di Tanah Air.

Tak hanya itu, data tersebut belum termasuk data pekerja yang dirumahkan sepanjang tahun lalu. Dari data Kemnaker terdapat 8.813 pekerja yang di rumahkan pada 2022.

Angka korban PHK yang diumumkan Kemenaker itu berbeda jauh dengan data dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Apindo mencatat laporan dari industri garmen, tekstil dan alas kaki telah terjadi PHK atas 87.236 pekerjanya dari 163 perusahaan.

Sementara itu, dari data BPJS Ketenagakerjaan mencatat telah terjadi PHK terhadap 919.071 pekerja. Yang mencairkan dana JHT (Jaminan Hari Tua) akibat PHK dari Januari 1 November 2022.

Apindo memproyeksi badai PHK masih akan berlanjut hingga kuartal I/2023. Ketua Umum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, menerangkan proyeksi tersebut lantaran ada penurunan agregat dalam permintaan ekspor untuk produk hasil industri padat karya secara besar-besaran akhir-akhir ini. (*)

Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:IndustriKorban PHK Sepanjang 2022Pekerja Terdampak PHKpertambanganPHK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Waspada Gejala Tak Biasa Varian FLiRT dalam Lonjakan Kasus COVID-19 di India
HeadlineKesehatan

Waspada Gejala Tak Biasa Varian FLiRT dalam Lonjakan Kasus COVID-19 di India

By
akurasi 2019
IHSG Menguat 1,08%, Investor Asing Justru Melepas Saham Perbankan
EkonomiTrending

IHSG Menguat 1,08%, Investor Asing Justru Melepas Saham Perbankan

By
akurasi 2019
Terhitung 1 Maret, Pemerintah Tetapkan BPJS Kesehatan Syarat Jual Beli Tanah
BirokrasiHeadline

Terhitung 1 Maret, Pemerintah Tetapkan BPJS Kesehatan Syarat Jual Beli Tanah

By
akurasi 2019
Punya Potensi Laut yang Luar Biasa, Kutim Justru Tak Punya Pelabuhan Ikan, Sutomo Jabir: Tahun Ini Dibangun
Kabar Politik

Punya Potensi Laut yang Luar Biasa, Kutim Justru Tak Punya Pelabuhan Ikan, Sutomo Jabir: Tahun Ini Dibangun

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?