Buka Pelatihan Bantuan BLK, Neni Ajak Peserta Tingkatkan Kompetensi

![]()


Akurasi.id, Bontang – Sebanyak 260 peserta dari 17 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Bontang mengikuti pelatihan bantuan program pada Senin (9/9/19). Acara bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang itu digagas Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan perusahaan di Kota Bontang.
Pada acara itu turut dilakukan penandatanganan kerja sama atau momorandum of understanding (MOU) antara Pemkot Bontang dengan BLK Samarinda serta dengan beberapa perusahaan di Kota Taman –sebutan Bontang- tentang peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pemagangan.
Turut hadir pada acara itu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang sekaligus membuka acara, Kepala BLK Samarinda Andri Susila, Kepala Disnaker Bontang Ahmad Aznem, serta para perwakilan perusahaan di Bontang. Dalam Sambutannya, Neni mengatakan, kegiatan ini sangat membantu generasi muda untuk berpartasi aktif dalam setiap proses pembangunan di Kota Bontang. Apalagi angka pengangguran di Kaltim cukup tinggi.
Menurutnya, angka migrasi di Kota Taman dari tahun ke tahun terbilang cukup tinggi. Bahkan saat ini penduduk Kota Bontang sudah mencapai 176 ribu jiwa. “Di awal pemerintahan Kota Bontang, jumlah penduduk hanya sekitar 127 jiwa. Setiap lima tahun mengangalami kenaikan. Sehingga angka pengangguran semakin tinggi. Melalui kegiatan ini tantangan kita terjawab oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” tutur dia.
Neni menyampaikan, dengan memberikan 17 program kerja, keberadaan perusahaan di Bontang sangat membantu proses pemagangan. Dengan demikian, pelan namun pasti, angka pengangguran juga dapat ditekan. “Atas nama Pemkot Bontang saya mengucapakan terima kasih kepada semua perusahaan yang terlah berkomitmen mengurangi pengangguran,” ucapnya.
Dia menyebut, Pemkot Bontang juga terus memberikan berbagai pelatihan kepada masyarakat sebelum memasuki dunia pekerjaan. Mulai dari kesiapannya, meningkatkan kompetensinya, dan sebagainya. Sehingga pelatihan seperti ini cukup membantu untuk penguatan dalam mencari kerja.
“Saya mengimbau kepada dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Bontang dalam proses perekrutan tenaga kerja. Kita harus berpartisipasi aktif. Mengingat Presiden Jokowi sudah menunjuk Kaltim sebagai pusat pemerintahan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BLK Samarinda Andri Susila mengatakan, BLK sebagai unit pelaksana pusat di bawah Kementerian Ketenagakerjaan memiliki salah satu program yang dinamakan Bantuan Program yang diserahkan untuk LPK-LPK di Kota Bontang. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja. Sehingga mengurangi angka pengangguran.
“Program ini sudah berjalan di tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan dari pelatihan ini, para peserta siap bekerja. Sebab mereka sudah dilatih keterampilannya dan berkompeten. Sehingga perusahaan mau menerima mereka sebagai karyawan,” sebutnya.
Penulis :Hermawan
Editor: Yusuf Arafah









