Bahlil Lahadalia Imbau Warga Tak Panic Buying BBM di Tengah Krisis Global, Masyarakat Diminta Hemat Energi
Pemerintah Jamin Pasokan Energi Aman dan Dorong Penghematan Nasional

![]()
Akurasi.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi krisis global yang dipicu konflik di Timur Tengah.
Bahlil menegaskan bahwa pembelian BBM dalam jumlah besar tidak diperlukan. Ia meminta masyarakat menggunakan energi secukupnya sesuai kebutuhan harian.
“Kalau satu hari cukup 30 liter atau 40 liter, ya itu cukup. Tidak perlu panic buying,” ujar Bahlil.
Larangan Penimbunan dan Jual Kembali BBM
Selain itu, Bahlil juga menyoroti praktik penimbunan BBM oleh oknum yang kemudian menjualnya kembali demi keuntungan pribadi. Ia menilai tindakan tersebut merugikan masyarakat luas dan berpotensi mengganggu distribusi energi nasional.
Ia meminta agar praktik seperti antrean kendaraan di SPBU yang bertujuan menimbun BBM segera dihentikan.
“Jangan sampai ada yang mengantre hanya untuk ditimbun lalu dijual lagi,” tegasnya.
Menurutnya, menjaga stabilitas energi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
Pasokan Energi Lebaran Dipastikan Aman
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil memastikan bahwa ketersediaan energi selama arus balik Lebaran 2026 dalam kondisi aman. Hal ini mencakup BBM jenis bensin dan solar, serta pasokan listrik dan fasilitas pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Pemerintah telah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pasokan energi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode mudik dan arus balik.
Ajakan Hemat Energi di Tengah Krisis
Bahlil juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi, termasuk dalam penggunaan gas LPG di rumah tangga. Ia mencontohkan pentingnya mematikan kompor setelah memasak agar tidak terjadi pemborosan.
“Kalau masakan sudah matang, jangan kompornya terus menyala,” ujarnya.
Menurutnya, langkah sederhana seperti penghematan energi dapat berdampak besar terhadap ketahanan energi nasional.
Instruksi Presiden Cari Sumber Minyak Baru
Di sisi lain, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak baru sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.
Pemerintah akan menjajaki kerja sama dengan berbagai negara sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri.
“Presiden memerintahkan kami untuk segera mencari sumber pasokan minyak dari berbagai negara dan mengoptimalkan energi yang kita miliki,” jelas Bahlil.
Ia optimistis, dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, ketahanan energi Indonesia ke depan akan semakin kuat.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









