By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Tinjau Smelter Sitaan Kasus Timah Rp 300 Triliun, Ungkap Temuan Mineral Tanah Jarang
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Tinjau Smelter Sitaan Kasus Timah Rp 300 Triliun, Ungkap Temuan Mineral Tanah Jarang

Wili Wili
Last updated: Oktober 7, 2025 12:55 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Tinjau Smelter Sitaan Kasus Timah Rp 300 Triliun, Ungkap Temuan Mineral Tanah Jarang
Presiden Prabowo Tinjau Smelter Sitaan Kasus Timah Rp 300 Triliun, Ungkap Temuan Mineral Tanah Jarang. Foto: Setpres.
SHARE

Akurasi.id – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung smelter hasil sitaan negara dari kasus korupsi pengelolaan timah senilai Rp 300 triliun di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (7/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga mengungkap temuan mineral langka tanah jarang atau rare earth element jenis monasit yang nilainya ditaksir mencapai ratusan triliun rupiah.

Contents
  • Penyerahan Smelter kepada PT Timah Tbk
  • Temuan Tanah Jarang Bernilai Ratusan Triliun
  • Pemerintah Tegas Berantas Pertambangan Ilegal

Dalam kegiatan itu, Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Imigrasi dan Paspor Agus Andrianto, Mendagri Tito Karnavian, Mendikti Brian Yuliarto, Kepala BIN Herindra, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain itu, hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.

Penyerahan Smelter kepada PT Timah Tbk

Dalam kesempatan itu, Presiden menyaksikan langsung prosesi penyerahan enam smelter rampasan dari Kejaksaan Agung kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazar yang kemudian diserahkan kepada PT Timah Tbk sebagai BUMN pengelola. Seremoni dilakukan di kawasan smelter PT Tinindo Internusa, Bangka Belitung.

Aset sitaan tersebut sebelumnya berasal dari enam perusahaan yang terlibat dalam korupsi tata kelola timah, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 300 triliun. Seluruh smelter kini resmi dikelola PT Timah untuk mengembalikan manfaat ekonominya bagi negara.

Temuan Tanah Jarang Bernilai Ratusan Triliun

Dalam peninjauan itu, Prabowo juga menemukan tumpukan mineral logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth element di sekitar kawasan smelter. Mineral tersebut mengandung monasit yang bernilai ekonomi sangat tinggi.

“Tanah jarang yang belum diurai mungkin nilainya lebih besar, sangat besar. Satu ton monasit bisa bernilai sampai 200.000 dolar AS,” ujar Prabowo di Bangka Belitung.

Dengan asumsi kurs Rp 16.603 per dolar AS, nilai 1 ton monasit setara Rp 3,32 miliar. Presiden memperkirakan terdapat sekitar 40.000 ton monasit di kawasan pertambangan ilegal itu, sehingga potensi nilai ekonominya bisa mencapai sekitar 8 miliar dolar AS atau setara Rp 128 triliun.

Pemerintah Tegas Berantas Pertambangan Ilegal

Prabowo menegaskan bahwa praktik penambangan dan penyelundupan sumber daya alam secara ilegal harus segera dihentikan. Ia menilai penertiban ini merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan kekayaan negara untuk kepentingan rakyat.

“Kita bisa bayangkan, kerugian negara dari enam perusahaan ini saja mencapai potensi Rp 300 triliun. Ini bukti bahwa pemerintah serius. Kita bertekad membasmi penyelundupan, illegal mining, dan semua yang melanggar hukum,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, TNI, Polri, Kejaksaan Agung, Bea Cukai, dan Bakamla yang turut membongkar kasus besar ini. “Prestasi yang membanggakan, tolong diteruskan. Kita selamatkan kekayaan negara untuk rakyat kita,” tutupnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bangka BelitungIllegal Miningkasus korupsi timahKejaksaan AgungMonasitPemerintah IndonesiaPrabowo SubiantoPT TimahRare EarthSmelter TimahTanah Jarang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Inscription berkata:
    Mei 17, 2026 pukul 11:12 pm

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial
Headline

Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial

By
akurasi 2019
Wapres Gibran Dapat Tugas Khusus Tangani Papua, Berpeluang Buka Kantor di Bumi Cenderawasih
HeadlineKabar Politik

Wapres Gibran Dapat Tugas Khusus Tangani Papua, Berpeluang Buka Kantor di Bumi Cenderawasih

By
Wili Wili
KPU Tunda Penetapan Anggota Dewan Terpilih
Kabar Politik

KPU Tunda Penetapan Anggota Dewan Terpilih

By
akurasi 2019
Respons Tim Anies Baswedan Usai Ridwan Kamil Didukung 12 Parpol di Pilgub DKI Jakarta
HeadlineKabar Politik

Respons Tim Anies Baswedan Usai Ridwan Kamil Didukung 12 Parpol di Pilgub DKI Jakarta

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?