By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk
Hukum & KriminalTrending

Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk

Wili Wili
Last updated: Agustus 19, 2024 11:41 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk
Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk. Foto: Kompas.
SHARE

Jember, Akurasi.id – Sebuah kisah memilukan datang dari Jember, Jawa Timur, di mana seorang nenek berusia 70 tahun harus berurusan dengan hukum akibat permasalahan keluarga yang tragis. Sang nenek, yang identitasnya dirahasiakan, dilaporkan oleh anak, menantu, dan cucunya sendiri ke pihak berwajib dengan tuduhan pencurian jeruk.

Peristiwa ini bermula ketika sang nenek, yang sudah renta dan hidup dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan, memetik beberapa buah jeruk dari kebun yang berada di pekarangan rumah anaknya. Jeruk-jeruk tersebut diambilnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena keterbatasan ekonomi yang dihadapinya. Namun, tindakan ini justru memicu kemarahan anak, menantu, dan cucunya, yang kemudian melaporkan sang nenek ke polisi atas tuduhan pencurian.

Dalam kondisi tertekan dan penuh kesedihan, nenek ini tidak menyangka bahwa tindakan kecilnya akan berujung pada tindakan hukum dari keluarganya sendiri. Menurut penuturan beberapa tetangga, konflik antara nenek tersebut dan keluarganya sudah berlangsung lama, dipicu oleh masalah ekonomi dan hak kepemilikan tanah.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat setempat yang merasa prihatin dengan nasib sang nenek. Banyak yang mengecam tindakan anak dan menantu tersebut, menilai bahwa masalah ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus melibatkan pihak berwajib.

Namun, tidak sedikit pula yang berpandangan bahwa hukum harus ditegakkan, meskipun terhadap anggota keluarga sendiri. Kasus ini menjadi contoh betapa rapuhnya hubungan kekeluargaan ketika dihadapkan pada masalah ekonomi yang berat.

Polisi yang menangani kasus ini menyatakan bahwa mereka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak. Sang nenek sementara ini tetap berada di rumahnya dan tidak ditahan, namun proses hukum tetap berjalan.

Kasus ini menyisakan luka yang mendalam, tidak hanya bagi sang nenek, tetapi juga bagi masyarakat yang menilai pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan dan rasa hormat terhadap orang tua. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan, dan setiap keluarga dapat menyelesaikan konflik dengan cara yang lebih bijaksana dan penuh rasa empati.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita Jemberhubungan kekeluargaanhukum keluargaJemberKasus Pencuriankonflik keluargamasalah ekonominenek 70 tahunpencurian jeruk
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Susunan Pemain Indonesia U-23 vs Laos: Rafael Struick Starter, Arkhan Fikri Kembali dari Cedera
OlahragaTrending

Susunan Pemain Indonesia U-23 vs Laos: Rafael Struick Starter, Arkhan Fikri Kembali dari Cedera

By
Wili Wili
Meski Dilarang, 10 Ribu Lebih WNI ke Luar Negeri Selama 23-27 Desember
Trending

10 Ribu Lebih WNI ke Luar Negeri Selama 23-27 Desember 2021 Meski Telah Dilarang

By
akurasi 2019
1,56 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia Hari Ini
Trending

1,56 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia Hari Ini

By
Devi Nila Sari
Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan
SelebritisTrending

Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?