By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pasien Meninggal di Depan UGD, RSUD AW Sjahranie Akui Kebanjiran Pasien Covid-19
Trending

Pasien Meninggal di Depan UGD, RSUD AW Sjahranie Akui Kebanjiran Pasien Covid-19

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 11:24 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Pasien Meninggal di Depan UGD, RSUD AW Sjahranie Akui Kebanjiran Pasien Covid-19
Pasien meninggal di depan UGD RSUD AW Sjahranie Samarinda lantaran tak mendapatkan penanganan. (Istimewa)
SHARE
Pasien Meninggal di Depan UGD, RSUD AW Sjahranie Akui Kebanjiran Pasien Covid-19
Pasien meninggal di depan UGD RSUD AW Sjahranie Samarinda lantaran tak mendapatkan penanganan. (Istimewa)

Pasien Meninggal di Depan UGD, RSUD AW Sjahranie Akui Kebanjiran Pasien Covid-19. Kondisi itu diperparah lantaran saat ini ada lebih dari 200 tenaga kesehatan RSUD AW Sjahranie tengah menjalani isolasi mandiri.

Akurasi.id, Samarinda – Lantaran tak mendapatkan penanganan rumah sakit, seorang wanita paruh baya dikabarkan meninggal dunia di dalam mobil ambulans saat berada di depan pintu UGD RSUD AW Sjahranie Samarinda, pada Senin (26/7/2021) pukul 02.00 Wita.

Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat, para relawan dari Masjid AT-Taufiq yang membawa pasien tertahan saat ingin masuk UGD. Tak kunjung dapat penanganan, sekitar 30 menit kemudian, akhirnya pasien tersebut diketahui telah meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi, kejadian itu pun dibenarkan pihak rumah sakit. Menurut Humas RSUD AW Sjahranie Samarinda, dr Arysia Andhina, saat itu pihaknya sudah tidak mampu dalam menangani pasien yang datang.

“Memang benar ada kejadian seperti itu. Kemampuan kami menangani pasien sudah sampai batas maksimal, dampak seperti ini pasti akan terjadi,” tulis Arysia dalam Grub WhatsApp RSUD AW Sjahranie yang beranggotakan jurnalis, pada Senin (26/7/2021).

Ia menerangkan, saat itu pihaknya tidak bermaksud untuk menolak pasien, melainkan rumah sakit saat ini kekurangan tenaga kesehatan (nakes). “Keluarga pasien ini juga sudah menghubungi rumah sakit lain, dan mereka juga tidak sanggup. Dan ditambah karena sampai saat ini sudah 250 lebih nakes kami sedang menjalani isoman,” jelasnya.

Kondisi seperti saat ini, meskipun rumah sakit mencukupi dalam ketersediaan fasilitas tempat tidur, menurutnya, tidak akan terlalu membantu jika laju penambahan pasien Covid-19 lebih cepat. “Harapan kami memang ada penambahan fasilitas kesehatan untuk mengatasi masalah overload pasien ini. Dan hal ini merupakan wewenang pemerintah daerah,” harapannya.

Arysia menambahkan, saat ini nakes merupakan sumber daya manusia (SDM) yang sulit dicari, lantaran hampir diseluruh rumah sakit di Samarinda, nakes tengah berjuang melawan virus Covid-19. Baik dalam bertugas di rumah sakit maupun tengah menjalani isoman.

[irp]

“Tentu akan memerlukan waktu merealisasikannya dengan segera. Sehingga pencegahan penyebaran di masyarakat dan edukasi, serta sosialisasi masalah keterbatasan faskes saat ini perlu juga disampaikan ke masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Kalimantan TimurKebanjiran Pasien Covid-19Pasien Covid-19 MeninggalPasien Meninggal Depan UGDRSUD AW SjahranieSamarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Jumlah Penderita ISPA Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Meningkat, Lampaui 4.000 Kasus

Akurasi.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak awal September 2026 memicu lonjakan…

Harga Emas Antam Koreksi Rp10 Ribu, Buyback di Level Rp2.480.000

Akurasi.id - Harga emas di Indonesia terpantau anjlok pada perdagangan Rabu, 9…

Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Matikan Lampu, Cara Holywings Kemang Kelabui Petugas Satpol PP
Trending

Matikan Lampu, Cara Holywings Kemang Kelabui Petugas Satpol PP

By
Devi Nila Sari
Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia
Trending

Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia

By
Devi Nila Sari
Ahmad Dhani Unggah Video Bantah KDRT, Netizen Malah Simpati ke Maia Estianty
SelebritisTrending

Ahmad Dhani Unggah Video Bantah KDRT, Netizen Malah Simpati ke Maia Estianty

By
Wili Wili
pendatang
Trending

Ratusan Pendatang Masih Serbu Samarinda, Surat Pembatasan dari Wali Kota Belum Diterima KSOP

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?