By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Ratusan Pendatang Masih Serbu Samarinda, Surat Pembatasan dari Wali Kota Belum Diterima KSOP
Trending

Ratusan Pendatang Masih Serbu Samarinda, Surat Pembatasan dari Wali Kota Belum Diterima KSOP

akurasi 2019
Last updated: April 6, 2020 1:25 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
pendatang
Hingga 6 April 2020, Pelabuhan Samarinda masih menerima kedatangan pendatang dari Sulsel. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
pendatang samarinda
Hingga 6 April 2020, Pelabuhan Samarinda masih menerima kedatangan pendatang dari Sulsel. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Masih banyaknya pendatang dari daerah zona merah atau terpapar wabah virus corona atau Covid-19 yang masuk ke Kota Samarinda membuat masyarakat mulai waswas. Apalagi, jumlah pasien positif corona di Samarinda seiring waktu juga terus bertambah.

baca juga: Sempat Beredar Kabar Ada 6 Warga Kaltim Positif Corona, Dinkes: Ada Kesalahan Input Data

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui surat bernomor 558.1/0445/100.05, yang diterbitkan pada 3 April 2020, meminta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, membatasi aktivitas penumpang di Pelabuhan Samarinda sebagai upaya pencegahan virus corona.

Namun kenyataannya, hingga 6 April 2020 hari ini, warga yang masuk ke Kota Tepian –sebutan Samarinda- masih saja terus terjadi. Pada Senin siang ini saja, terdapat sebuah kapal penumpang yang bersandar di Pelabuhan Samarinda dari daerah Pare-Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Perihal hal itu, Kepala KSOP Kelas II Samarinda, Dwi Yanto mengaku, kalau pihaknya belum ada menerima secara resmi surat edaran tersebut. Dia berujar, kalau dirinya baru mendapatkan informasi itu dari stafnya.

pendatang
Pemerintah Samarinda telah mengeluarkan surat edaran berupa larangan pembatasan bagi pendatang yang masuk di Pelabuhan Samarinda. (Istimewa)

“Secara resmi saya belum menerima surat edaran tersebut,” ucapnya ditemui media ini di Pelabuhan Samarinda, Senin (6/4/20) siang.

Meski begitu, Dwi mengaku, dirinya akan segera meminta stafnya mencetak surat edaran yang didapatkan pihaknya di beberapa grup WhatsApp. Selanjutnya surat itu akan dikoordinasikan dengan para operator kapal.

“Selagi menunggu surat resmi dari wali kota, kami akan segera cetak terlebih dahulu yang ada di grup WhatsApp,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengaku, kalau dirinya telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan pembatasan aktivitas perkapalan penumpang di Pelabuhan Samarinda.

Dalam surat tersebut, Jaang mengaku, dirinya meminta kepada Kantor KSOP Kelas II Samarinda untuk membatasi penumpang yang berasal dari zona  merah atau lokal transmisi penyebaran pandemi corona. Salah satu daerah yang dimaksud yakni dari Sulsel.

Untuk diketahui, pada tanggal 5 dan 6 April 2020, Pelabuhan Samarinda masih menerima kedatangan kapal penumpang dari Pelabuhan Pare-Pare. Masuknya masyarakat Pare-Pare ke Samarinda sempat mendapatkan ruang pembicaraan tersendiri di media sosial.

Rata-rata di antar warga internet khawatir jika kedatangan para pendatang itu akan membawa wabah virus corona. Apalagi di tengah kondisi Samarinda yang sudah terdapat pasien positif Covid-19. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19KSOPPelabuhan SamarindapendatangZona Merah
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pengetatan Jalur Masuk Bontang Dimulai, Khusus Warga Daerah Ini yang Bebas Masuk Kota Tanpa Antigen
Trending

Pengetatan Jalur Masuk Bontang Dimulai, Khusus Warga Daerah Ini yang Bebas Masuk Kota Tanpa Antigen

By
Devi Nila Sari
Jelang Lawan Jepang, Timnas Indonesia Siap Rotasi dan Debutkan Jersey Away Baru
OlahragaTrending

Jelang Lawan Jepang, Timnas Indonesia Siap Rotasi dan Debutkan Jersey Away Baru

By
Wili Wili
Syafruddin “Berang” karena Petinggi TAPD Tak Hadir dalam Pembahasan APBD Perubahan
Trending

Syafruddin “Berang” karena Petinggi TAPD Tak Hadir dalam Pembahasan APBD Perubahan

By
akurasi 2019
Ayah Mahalini Protes Rizky Febian Gara-Gara Sulam Alis: “Iky Sampai Klarifikasi Pakai Filter”
SelebritisTrending

Ayah Mahalini Protes Rizky Febian Gara-Gara Sulam Alis: “Iky Sampai Klarifikasi Pakai Filter”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?