By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Jumlah Penderita ISPA Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Meningkat, Lampaui 4.000 Kasus
HeadlineNewsPeristiwa

Jumlah Penderita ISPA Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Meningkat, Lampaui 4.000 Kasus

Devi Nila Sari
Last updated: September 9, 2026 8:04 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Jumlah Penderita ISPA Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Meningkat, Lampaui 4.000 Kasus
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dok Handout/Reuters)
SHARE

Akurasi.id – Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak awal September 2026 memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah pesisir Lampung dan Banten. Abu vulkanik yang terbawa angin menyebabkan gangguan kesehatan warga meningkat beberapa kali lipat dibanding kondisi normal.

Contents
  • Rincian Kasus ISPA per Wilayah
  • Penyebab dan Gejala
  • Imbauan untuk Warga

Kenaikan kasus ini terjadi setelah erupsi Anak Krakatau pada awal September 2026 yang menyebabkan hujan abu di sejumlah wilayah. Mengapa Banten dan Lampung menjadi wilayah paling terdampak? Gunung Anak Krakatau berada di Selat Sunda, tepat di antara Lampung dan Banten. Jadi saat erupsi ditambah angin bertiup ke barat/utara, abu langsung jatuh ke wilayah pesisir kedua provinsi ini.

Rincian Kasus ISPA per Wilayah

1. Banten

Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat 4.058 kasus ISPA pada 7 September 2026. Angka ini melonjak sekitar 2,5 kali lipat dari hari biasa yang hanya 1.000-1.500 kasus per hari.

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti menyebut, peningkatan paling banyak terjadi pada usia produktif karena masih beraktivitas di luar rumah.

2. Lampung

Data terbaru Dinkes Provinsi Lampung mencatat total 2.416 kasus ISPA hingga 8 September 2026. Angka ini naik tajam imbas paparan abu. Sebagai gambaran, di Lampung Selatan biasanya hanya tercatat sekitar 25 kasus ISPA per hari. Namun dalam dua hari terakhir melonjak menjadi 337 kasus. Selain itu juga tercatat 20 kasus gangguan mata dan 16 kasus iritasi kulit.

Penyebab dan Gejala

Kepala Dinkes Lampung Selatan, Devi Arminanto menjelaskan, peningkatan kasus berkaitan langsung dengan paparan abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau. Wilayah terdampak utama adalah kawasan pesisir yang kejatuhan abu.

Gejala yang paling banyak dikeluhkan warga, diantarannya batuk, sesak napas, iritasi mata, dan iritasi kulit. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma diimbau paling waspada.

“Seluruh kasus bersifat ringan dan ditangani lewat rawat jalan di puskesmas. Belum ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit. Secara keseluruhan kondisi masih aman dan terkendali,” jelasnya sebagaimana melansir detik.com.

Imbauan untuk Warga

Dinkes Provinsi Lampung mengimbau masyarakat, terutama lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan untuk lebih waspada. Masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak serta menggunakan masker saat beraktivitas.

Selain itu, warga diminta menutup rapat sumur air bersih serta wadah makanan dan minuman untuk mencegah kontaminasi debu vulkanik.

Hingga saat ini pemantauan masih terus dilakukan karena data dari Puskesmas di wilayah terdampak masih masuk secara bertahap. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:BantenErupsiGunung Anak Krakataulampung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Harga Emas Antam Koreksi Rp10 Ribu, Buyback di Level Rp2.480.000

Akurasi.id - Harga emas di Indonesia terpantau anjlok pada perdagangan Rabu, 9…

Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Paus Leo XIV Resmi Dilantik, Serukan Perdamaian Ukraina dan Keprihatinan atas Gaza
HeadlinePeristiwa

Paus Leo XIV Resmi Dilantik, Serukan Perdamaian Ukraina dan Keprihatinan atas Gaza

By
Wili Wili
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
PeristiwaTrending

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

By
Wili Wili
Pemerintah Serahkan Daftar Calon Pimpinan BI dan LPS ke DPR, Ini Daftar Nama Kandidatnya
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Serahkan Daftar Calon Pimpinan BI dan LPS ke DPR, Ini Daftar Nama Kandidatnya

By
Wili Wili
3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak
CatatanHeadlineRagam

3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?