Birokrasi

Upaya Kecamatan Bontang Selatan dalam Memaksimalkan Teknologi Informasi

Loading

Upaya Kecamatan Bontang Selatan dalam Memaksimalkan Teknologi Informasi
Plt Camat Bontang Selatan, Usman. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Upaya Kecamatan Bontang Selatan dalam memaksimalkan teknologi informasi. Dengan adanya teknologi, kemudahan akan akses, kecepatan layanan, mobilitas pelayanan akan lebih cepat. 

Akurasi.id, Bontang – Dalam mencegah penyebaran Covid-19, Kecamatan Bontang Selatan berencana untuk memaksimalkan teknologi informasi dalam melakukan pelayanan publik. Khususnya di kantor Kecamatan Bontang Selatan.

Plt Camat Bontang Selatan Usman menjelaskan, perkembangan teknologi digital makin berkembang tiap waktu. Apalagi masyarakat Bontang banyak pengguna gadget.

Dengan adanya teknologi, kemudahan akan akses, kecepatan layanan, mobilitas pelayanan akan lebih cepat. Ini semua untuk menunjang pelayanan yang lebih modern. Serta mengikuti perkembangan zaman yang semakin hari semakin maju perkembangan teknologinya.

Jasa SMK3 dan ISO

“Kebijakan selama wabah Covid-19 itu kan membuat masyarakat jadi melek teknologi. Termasuk sekolah online. Karena orang tua juga diwajibkan paham akan teknologi. Hal ini agar ada pengawasan untuk si anak,” kata Usman saat ditemui di kantornya, Jalan Habibon, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, Selasa (20/10/2020).

Usman menargetkan, pelayanan publik untuk pengurusan administrasi akan menggunakan sistem online ada akan mulai diterapkan tahun depan. Hal ini merupakan kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19 yang meminimalisir orang-orang bepergian atau tidak berada di luar rumah jika tak mendesak. Dimulai dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Work From Home (WFH) namun kebutuhan pelayanan publik tetap harus dilakukan.

Kemungkinan pihak kecamatan akan membuka dua layanan publik. Selain layanan online. Ada juga yang offline. Mengingat kesadaran masyarakat secara menyeluruh belum merata tentang teknologi masa kini.

“Pengisian biodata kita bakal online. Tapi misalnya kalau memang ada beberapa masyarakat yang juga belum bisa atau belum paham tentang ini, kami arahkan untuk pengurusan secara langsung ke kantor,” kata Usman.

Lebih lanjut ia menambahkan, selain mempermudah layanan untuk masyarakat, inovasi ini juga merupakan dari mendorong moderenisasi sebuah kota demi tercapainya tujuan Smart City.

“Paling tidak kita menyediakan saja dulu fasilitas penunjangnya, otomatiskan mau tidak mau harus melek teknologi, dan nanti kami akan rutin melakukan penyuluhan ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Rezki Jaya

Editor: Suci Surya Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button