By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > 1.200 Karyawan Pariwisata Kaltim Tak Terima Gaji Selama Pendemik Covid-19
News

1.200 Karyawan Pariwisata Kaltim Tak Terima Gaji Selama Pendemik Covid-19

akurasi 2019
Last updated: April 18, 2020 8:42 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
pariwisata kaltim
Sejumlah tempat pariwisata di Samarinda tutup sejak adanya virus corona dan penetapan status KLB. (Muhammad Budi kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
pariwisata kaltim
Sejumlah tempat pariwisata di Samarinda tutup sejak adanya virus corona dan penetapan status KLB. (Muhammad Budi kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sudah satu bulannya lamanya sejumlah tempat pariwisata di Kaltim tak beroprasi. Utamanya sejak Pemerintah Kaltim menetapkan status kondisi luar biasa (KLB) virus corona pada 18 Maret 2020 lalu.

baca juga: Pasien Corona di Paser dan Balikpapan Terindikasi Sebagai Transmisi Lokal

Dampak dari pandemik virus corona tersebut, yakni ribuan karyawan yang bekerja di sejumlah tempat pariwista di Kaltim terpaksa dirumahkan dan tanpa adanya gaji bulanan yang mereka terima.

Ketua DPD Perhimpunan Usaha Tempat Rekriasi Indonesia (Putri) Kaltim, Dian Rofita mengatakan, saat ini karayawan mempertanyakan bagaimana nasib mereka ke depannya dalam kondisi saat ini.

“Semenjak arahan pemerintah daerah untuk menutup tempat rekreasi, sama sekali kami tidak ada kegiatan yang bersifat mendatangkan uang atau bisnis, dan sebagian karyawan tidak dipekerjakan sementara waktu,” ungkapnya, Sabtu (14/4/20).

Saat ini data karyawan pariwisata di Samarinda sendiri berjumlah sebanyak 300 orang, dan se-Kaltim berjumlah 1.200 orang. Sejak pandemik corona, mereka semua saat ini tidak melakukan kegiatan apapun.

“Ada yang dirumahkan, dan adapula yang tidak dibayar sama sekali, semenjak kondisi seperti ini, ya sama sekali tidak ada pemasukan. Saat ini kami mengaharapkan kebijakan pemerintah daerah terhadap nasib karayawan yang terdampak Covid-19,” tuturnya.

Para pemilik tempat destinasi wisata di Kaltim, juga sedang dibuat limbung dengan kondisi pandemik corona. “Kami belum bisa menyampaikan solusi kepada karyawan, sebab dari pemerintah daerah pun belum ada memberikan solusi apapun (dengan larangan physical ditancing dan berkerumunan),” imbuhnya.

Dian Rofita bersama dengan pelaku industri pariwisata lain di Kaltim, sedang berupaya mencari bantuan kepada Dinas Pariwisata Kaltim. Di antaranya untuk membicarakan tentang persyaratan penerima bantuan sosial sektor pariwisata adalah organisasi organisasi resmi pariwisata.

“Senin mendatang akan coba kami bicarakan itu. Kami berharap, akan ada solusi yang baik buat industri pariwisata di Kaltim, utamanya bagi para pekerja pariwisata di tengah maslaah corona ini,” katanya.

Dalam mengusulkan bantuan bagi para pekerja pariwisata terdampak Covid-19 ini, diakui dia, kalau beberapa di antara pekerja itu ada yang tidak punya KTP Kaltim. “Makanya, saya sudah mendata semua masalah karyawan untuk kami bisa bicarakan Senin nanti,” tambahnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19Karyawan PariwisataPariwisata Kaltimpembayaran gaji
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Miras botol
News

Sebanyak 889 Botol Miras Dimusnahkan Polres Bontang

By
akurasi 2019
Ngeri! Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah, Tubuh Korban Sampai Berceceran
HeadlineNewsPeristiwaTrending

Ngeri! Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah, Tubuh Korban Sampai Berceceran

By
Devi Nila Sari
Pasca OTT, Polda Kaltara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pungli KSOP Tarakan
HeadlineHukum & KriminalNews

Pasca OTT, Polda Kaltara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pungli KSOP Tarakan

By
Devi Nila Sari

Pemkot Bontang Beri Rp 500 Ribu per Bulan dan Gratis PDAM Bagi Terdampak Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?