By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Waduh!!! Orok Bayi Ditemukan Terkubur di Bawah Pohon Cempedak, Polisi Lakukan Upaya Penyelidikan
Hukum & KriminalNews

Waduh!!! Orok Bayi Ditemukan Terkubur di Bawah Pohon Cempedak, Polisi Lakukan Upaya Penyelidikan

akurasi 2019
Last updated: Oktober 15, 2019 10:24 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Orok bayi
Petugas melakukan evakuasi jenazah orok yang ditemukan di bawah pohon cempedak. (Dok Polsekta Samarinda Kota)
SHARE
Orok bayi
Petugas melakukan evakuasi jenazah orok yang ditemukan di bawah pohon cempedak. (Dok Polsekta Samarinda Kota)

Akurasi.id, Samarinda – Temuan orok bayi yang diperkirakan berusia 5 bulan, tanpa nyawa dan dikubur di bawah pohon cempedak, Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, pada Senin (14/10/19), pukul 10.26 Wita, masih dalam penyelidikan aparat berseragam coklat.

Kondisi orok ditemukannya dalam keadaan ganjil, karena tidak dikebumikan layaknya manusia lain. Karena orok yang masih berwarna kemerahan itu, dikubur menggunakan kain putih dan galian tanahnya tidaklah dalam.

Kendati demikian, Kapolsekta Samarinda Kota, AKP Yuliansyah mengatakan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui apakah temuan ini mengandung unsur pidana atau tidak.

“Jadi masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan untuk menghilangkan nyawa si jabang bayi atau memang murni faktor kesehatan,” ucap perwira kepolisian berpangkat balok tiga itu.

Dalam penyelidikan saat ini, pihak berwajib telah mengetahui kediaman ibu dari si orok malang tersebut. Ia, tinggal di sebuah rumah kos bertingkat, dengan jarak yang tidak jauh dari lokasi orok dikuburkan.

“Sudah kita temukan (orangtuanya). Memang lokasi tinggalnya tidak jauh,” imbuhnya.

Kepada awak media, Yuliansyah menerangkan, jika kejadian bermula saat sang ibu merasakan sakit perut dan ingin membuang air. Saat itu, yang keluar justru jabang bayinya dan langsung dalam keadaan tak bernyawa. Entah apa yang membuat sang ibu berpikir singkat, hingga membuatnya menguburkan buah hatinya itu di bawah pohon cempedak.

Setelah dikubur, seorang penjaga kos-kosan melihat gundukan mencurigakan. Saat dibongkar, benar saja, ia mendapati kain putih yang membungkus orok.
“Sejauh ini yang kita ketahui, si ibu itu sudah bersuami dan telah memiliki dua orang anak lainnya,” jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, warga di kawasan Sambutan pada Senin pagi, dibuat geger akibat La Dedi (19) menemukan bungkusan kain putih berisi orok bayi yang masih kemerahan.

Sebelum menemukan orok malang itu, La Dedi sedang melakukan kegiatan hariannya, yakni menyapu halaman kos bertingkat yang dijaganya. Saat itulah dia melihat gundukan tanah yang mencurigakan di bawah pohon cempedak, penasaran bercampur curiga, Dedi langsung menggalinya. Dan benar saja kecurigaannya itu terbukti.

“Saya dapat gulungan kain putih, saya buka lagi ternyata ada bayi. Saya tutup kembali lalu lapor ke kelurahan,” terangnya, Senin lalu.

Iklan mahyunadi lagi

Tak lama berselang, polisi bersama tim relawan langsung menyambangi lokasi penemuan orok itu. Dari informasi dihimpun, aparat berseragam coklat itu menduga orok sudah terkubur lebih dari 12 jam. Dan saat ditemukan masih dalam kondisi basah dan segar.

Tak jauh dari gundukan tersebut Dedi juga menemukan parang berlumuran darah yang diduga untuk menggali tanah.

“Unit Reskrim Polsek Samarinda kota masih melalukan penyelidikan,” kata Aiptu Bandiyoni, Babinkamtibmas, Kelurahan Sambutan yang turut mendatangi tempat kejadian peraka (TKP) saat itu. Setelah itu, jenazah bayi prematur tersebut langsung dilarikan ke RSUD AW Sjahranie, untuk dilakukan visum. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:AborsiKriminalOrok bayi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun
PeristiwaTrending

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp95.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp95.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

By
Wili Wili
Tiga Gerai Tiffany & Co di Jakarta Disegel Bea Cukai Jakarta
PeristiwaTrending

Tiga Gerai Tiffany & Co di Jakarta Disegel Bea Cukai Jakarta

By
Wili Wili
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Tampil Sederhana Naik Pesawat Komersial, Kunjungi UMKM dan Warga di Semarang
HeadlinePeristiwa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Tampil Sederhana Naik Pesawat Komersial, Kunjungi UMKM dan Warga di Semarang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?