By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Tragedi di Sorong Ajudan Wakapolres Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur
Hukum & KriminalTrending

Tragedi di Sorong Ajudan Wakapolres Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur

Wili Wili
Last updated: Juli 18, 2024 4:39 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Tragedi di Sorong: Ajudan Wakapolres Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur
Tragedi di Sorong: Ajudan Wakapolres Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur. Foto: Gridoto.
SHARE

Sorong, Papua Barat Daya, Akurasi.id – Bripda RRN, ajudan Wakapolres Sorong, ditemukan tewas tergantung di dapur rumah dinas pada Senin (15/7/24). Penemuan tragis ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIT oleh adik kandungnya yang curiga karena korban tidak mengangkat telepon. Saat jasadnya ditemukan, mobil dinas yang sempat dipanasi oleh korban masih menyala.

Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, mengungkapkan bahwa adik kandung korban melihat mobil pribadi Wakapolres yang sudah lama dipanaskan dan belum dimatikan ketika tiba di rumah dinas. “Adik kandungnya mencurigai korban tidak mengangkat telepon. Saat adiknya tiba di rumah dinas, ia melihat mobil pribadi wakapolres sudah lama dipanaskan dan belum dimatikan,” ujar Edwin dalam rilis di Mapolres Sorong, Selasa (16/7/24), melansir Kompas.com.

Rumah dinas Wakapolres terletak di Km 24 Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Edwin menyebutkan bahwa petugas langsung menuju rumah dinas Wakapolres untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah Bripda RRN kemudian dibawa ke RSUD Sele Be Solu untuk dilakukan visum.

“Saya langsung mengawasi pelaksanaan visum. Untuk hasilnya akan keluar dalam dua sampai tiga hari. Namun, saya menyaksikan dan mengamati tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya. Selain itu, polisi juga memeriksa ponsel korban dan menemukan beberapa percakapan, namun kepolisian belum dapat membeberkan isi percakapan tersebut.

“Kami masih menunggu kehadiran satu orang saksi dan kami masih mencari satu orang yang terakhir berkomunikasi dengan korban, yang bisa menjadi indikasi motif dari kasus tewasnya korban,” tutur Edwin.

Saksi berinisial N (53) mengaku melihat Bripda RRN sedang menyalakan mesin mobil dinas di rumah dinas Wakapolres tersebut. Akan tetapi, mesin mobil tersebut tak kunjung dimatikan. Beberapa warga mencurigai kejanggalan tersebut dan memeriksa kediamannya. “Beberapa rekan dan warga pun curiga. Mau masuk ke rumah, namun pintu terkunci,” ujar N dikutip dari Tribunnews, Selasa (16/7/24).

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Sele Be Solu, Sorong. Diketahui, Bripda RRN baru tiga bulan bertugas sebagai ajudan Wakapolres Sorong, Kompol Emmy Fenetiruma.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ajudan Wakapolres tewasberita Papua Barat DayaBripda RRNKapolres Sorongmotif kematianOlah TKPRSUD Sele Be Solutragedi Sorongvisum jenazah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dicekoki Miras Oplosan, Remaja Putri Disetubuhi Pacar di Kamar Kos-kosan
HeadlineHukum & Kriminal

Dicekoki Miras Oplosan, Remaja Putri Disetubuhi Pacar di Kamar Kos-kosan

By
Devi Nila Sari
Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis
PeristiwaTrending

Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis

By
Wili Wili
Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut
PeristiwaTrending

Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut

By
Wili Wili
Ungkapan Awal Tahun, Polda Kaltim Tangkap Dua Pengedar Sabu 1,5 Kg di Samarinda
Hukum & KriminalNews

Ungkapan Awal Tahun, Polda Kaltim Tangkap Dua Pengedar Sabu 1,5 Kg di Samarinda

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?