By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Anak Usia 8 Tahun dan Seorang Remaja di Kutim Masuk PDP, Sempat Kontak dengan Pasien Positif Corona
Trending

Anak Usia 8 Tahun dan Seorang Remaja di Kutim Masuk PDP, Sempat Kontak dengan Pasien Positif Corona

akurasi 2019
Last updated: April 9, 2020 8:15 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
anak 8 tahun
Wabah corona memang masih menjadi momok bagi masyarakat lantaran penyebarannya yang sulit dideteksi. (Ilustrasi)
SHARE
anak 8 tahun
Wabah corona memang masih menjadi momok bagi masyarakat lantaran penyebarannya yang sulit dideteksi. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Wabah pandemi virus corona memang seolah tak mengenal batas usia. Di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) contohnya, seorang anak perempuan usia 8 tahun dan remaja perempuan berusia 17 tahun, dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), setelah dilaporkan memiliki gejala corona.

baca juga: Angka Positif Corona Nasional Meroket, Kaltim Tidak Ada Penambahan

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan, dari tambahan 5 PDP corona per tanggal 9 April 2020 ini, terdapat 2 pasien asal Kutim.

Kedua PDP itu, sambungnya dia, satu orang di antaranya merupakan seorang anak perempuan berusia 8 tahun. Berdasarkan tracing kontak dari pasien, diketahui jika bocah tersebut memiliki kontak erat dengan pasien positif corona sebelumnya yakni KTM2.

Berdasarkan gejala yang dikeluhkannya maupun dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta, pasien mengeluhkan batuk. Selain itu, dari hasil tes juga ditemukan adanya foto thorax pneumonia.

“Saat ini, pasien sedang menjalani proses isolasi mandiri di rumahnya. Mengingat yang bersangkutan masih anak-anak,” kata Andi.

Sementara untuk PDP lainnya, juga memiliki gejala yang sama. Dari tracing perjalanannya, remaja perempuan tersebut diketahui memang mempunyai riwayat kunjungan ke daerah terpapar corona, yakni ke Yogyakarta.

“Satu pasien ini merupakan (remaja) perempuan 17 tahun. Pasien melakukan perjalanan ke Yogyakarta, dengan keluhan batuk, demam, pilek dan sakit tenggorokan. Saat ini pasien sedang dalam isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

Kendati demikian, Andi menyebutkan, untuk kedua PDP tersebut sudah dilakukan rapit tes dengan hasil negatif, namun masih dalam pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) di daerah setempat.

“Dalam 7 hari lagi akan dilakukan rapit tes ulang. Tetapi jika kondisi pasien memburuk, akan dijemput untuk menjalani isolasi di rumah sakit rujukan dan dilakukan isolasi,” imbuhnya.

Sementara untuk tambahan 3 PDP corona lain yakni berasal dari Samarinda. Tambahan ketiga pasien itu merupakan hasil tracing dari peserta yang melakukan perjalanan menghadiri acara Ijtima Ulama Dunia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Untuk tambahan PDP Samarinda, ketiga pasien merupakan laki-laki berusia 22 tahun, dan 2 di antarnya berusia 50 tahun. Ketiganya merupakan peserta Ijtima Ulama di Gowa, dengann keluhan batuk, demam, dan sesak nafas. Saat ini mereka dirawat di RSUD AW Sjahrani,” terangnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:anakCoronaCovid-19PDP
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bocah SMP Jadi Kurir Uang Palsu di Bekasi, Terungkap Setelah Kecelakaan
Hukum & KriminalTrending

Bocah SMP Jadi Kurir Uang Palsu di Bekasi, Terungkap Setelah Kecelakaan

By
Wili Wili
Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik
PeristiwaTrending

Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik

By
Wili Wili
Gempa Majene 5,9 SR Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak
Trending

Gempa Majene 5,9 SR Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak

By
Devi Nila Sari
Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban
Trending

Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?