By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar
BirokrasiTrending

Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:05 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar
Kepala Bapenda Kota Bontang Sigit Alfian membicarakan potensi pajak air tanah saat ditemui di ruang kerjanya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE

Banner Bapenda Bontang

Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar
Kepala Bapenda Kota Bontang Sigit Alfian membicarakan potensi pajak air tanah saat ditemui di ruang kerjanya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Bapenda Bontang bidik potensi pajak air tanah, belum setahun sudah sumbang Rp6,5 miliar. Apalagi pemanfaatan atas air tanah telah diatur oleh pemerintah melalui Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Akurasi.id, Bontang – Pajak air tanah kini menjadi salah satu objek pajak yang sedang coba digarap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang untuk meningkatkan sumber pendapatan pemerintah. Karena pajak air tanah dinilai memiliki potensi yang cukup besar jika digali secara serius lewat dukungan sistem dan regulasi yang mumpuni.

Baca juga: Bapenda Bontang Turunkan Target Pajak Selama Pandemi

Kepala Bapenda Bontang Sigit Alfian menyebutkan, dari target yang ditetapkan sebesar Rp7,3 miliar, setidaknya sudah berhasil mengumpulkan Rp6,5 miliar dari target pajak air tanah yang dibidik pihaknya pada tahun ini.

Pajak itu terkumpul dalam kurun waktu Januari dan November 2020. Artinya, untuk merealisasikan target itu bukan hal yang mustahil. Mengingat masih ada sejumlah spot pajak air tanah yang masih didata dan digarap Bapenda Bontang.

“Realisasi pajak air tanah pada tahun ini sudah sebesar Rp6,5 miliar dari target Rp7,3 miliar. Bila dipresentasikan, realisasinya sudah sebesar 89,27 persen. Kami optimis bisa mencapai target itu sampai akhir tahun ini,” kata Sigit penuh keyakinan, Selasa (10/11/2020) lalu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa pajak air tanah adalah pengambilan atau pemanfaatan air tanah untuk keperluan dasar rumah tangga, pengairan pertanian dan perikanan rakyat, dan kepentingan sosial.

Adapun nilai perolehan air tanah dinyatakan dalam rupiah dihitung dengan mempertimbangkan sebagian atau seluruh faktor-faktor, yakni jenis sumber air, lokasi sumber air, dan tujuan pengambilan dan/atau pemanfaatan air.

Termasuk volume air yang diambil dan/atau dimanfaatkan, kualitas air, tingkat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengambilan dan/atau pemanfaatan air, musim pengambilan air, hingga dengan luas areal tempat pengambilan air.

“Dasar acuan atas pajak air tanah adalah Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” ungkapnya.

Sigit menyebutkan, mengingat penggunaan air tanah ini tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga perusahaan untuk kepentingan usaha, maka untuk membatasi penggunaan air tanah yang berlebihan terutama untuk tujuan komersil, maka pemerintah menetapkan pengenaan pajak atas hal itu. Sasaran utama atas kebijakan itu adalah perusahaan.

“Mulai dari perusahaan hingga hotel punya sumur-sumur industri. Itu harus ada izinnya dari dinas terkait. Apabila tidak ada izinnya, ya tidak boleh menggunakan air tanah secara komersil. Sementara untuk rumah tangga itu tidak ditarik,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:5 MiliarBapenda BontangBapenda Bontang Bidik PotensiBidik Potensi Pajak Air Tanahkota BontangPajak Air Tanah BontangPajak DaerahRetribusi DaerahSumbang Pajak Rp6
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bus Rombongan FKK Bendan Ngisor Terguling di Tol Pemalang, 4 Tewas dan Belasan Luka-Luka
PeristiwaTrending

Bus Rombongan FKK Bendan Ngisor Terguling di Tol Pemalang, 4 Tewas dan Belasan Luka-Luka

By
Wili Wili
Raffi Ahmad Klarifikasi Video Lama Tumpukan Gas LPG 3 Kg yang Kembali Viral
SelebritisTrending

Raffi Ahmad Klarifikasi Video Lama Tumpukan Gas LPG 3 Kg yang Kembali Viral

By
Wili Wili
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Rancang Pernikahan Intimate, Tak Ingin Digelar Besar-besaran.
SelebritisTrending

Al Ghazali dan Alyssa Daguise Rancang Pernikahan Intimate, Tak Ingin Digelar Besar-besaran

By
Wili Wili
Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya
Trending

Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?