Terinspirasi Sosok Ayah yang Dermawan, Kakak Beradik ini Berbagi Selama Bulan Ramadan

![]()

Akurasi.id, Samarinda – Terinspirasi sosok ayah yang dermawan, kakak beradik Evi Maulina Brunai dan Eni Vanhop rela menyisihkan uang pribadi untuk berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadan. Kedua saudara ini menargetkan sehari membagikan 150 paket takjil. Bahkan juga membagikan parsel untuk lebaran Idulfitri.
baca juga: Demokrat Kritik Konser BPIP, Anggap Pengalihan Isu dari Kegagalan Pemerintah Tangani Covid-19
Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini membuat perekonomian ikut bergejolak, sebagian orang berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah ataupun para dermawan. Berbeda dengan Evi dan Eni, warga Jalan Kadrie Oning, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Tepian –sebutan Samarinda- ini justru meniatkan diri untuk mendermakan sebagian hartanya untuk masyarakat yang membutuhkan. Sebelum memasuki bulan Ramadan, kakak beradik ini mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari penghasilan pribadinya.

Meski perekonomian perempuan bersaudara ini tergolong cukup, Eni mengaku mereka terinspirasi dari sang Ayah, Achmad Kurnia (70). Ayahnya yang kini telah sepuh, dulunya senang menolong orang lain yang membutuhkan. Mereka terbiasa melihat ayah yang hanya bekerja tukang kunci di Jalan KH Agus Salim itu sering berbagi.
“Walaupun orangtua saya bukan orang kaya, tapi kami setiap tahun menjelang lebaran sering berbagi. Dari situ kami ikut tergerak untuk berbagi, ya meski pendapatan saya enggak begitu besar lantaran suami saya hanya driver ojek online,” ucap Eni kepada Akurasi.id, Senin (18/5/20).
Dari awal Ramadan, Evi dan Eni sudah turun ke jalan membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di perempatan Jalan Awang Long, Samarinda Kota. Hingga hari puasa ke-21, kakak beradik ini sudah membagikan sekira 3 ribu takjil. Dalam sehari, mereka membagikan 150 takjil untuk sesama.

Bahkan sembari membagikan takjil, saat ini mereka tengah disibukkan membuat parsel lebaran dan membagikannya kepada yang kurang mampu.
“Kami cicil Mas beli isi parselnya. Sedikit-sedikit kami beli dan kami buat sendiri total ada ratusan parsel yang kami buat,” ungkap Eni.
Sebelum parsel dibagikan, Evi dan Eni mencari informasi warga yang kurang mampu. Terutama bagi manula dan mereka yang bekerja di jalanan, seperti pengepul barang bekas dan ojek online (ojol).
Kegiatan sosial ini bukan pertama kali bagi Evi dan Eni. Sebelumnya, mereka rutin melaksanakan kegiatan serupa. Evi berharap adanya bantuan yang mereka berikan dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan di tengah wabah saat ini.
“Insya Allah bila masih diberikan kesehatan dan rejeki kami akan lakukan setiap tahunnya. Semoga juga Covid-19 ini segera berakhir sehingga semua kembali normal,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi









