By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Tepis Isu Kenaikan Tarif, Perumda Air Minum Tirta Taman Tegaskan Fokus Peningkatan Mutu Pelayanan
Trending

Tepis Isu Kenaikan Tarif, Perumda Air Minum Tirta Taman Tegaskan Fokus Peningkatan Mutu Pelayanan

akurasi 2019
Last updated: November 12, 2020 11:32 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
(Dari kiri) Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Perumda Tirta Taman Kota Bontang Aguswati dan Suramin memberikan klarifikasi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
(Dari kiri) Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Perumda Tirta Taman Kota Bontang Aguswati dan Suramin memberikan klarifikasi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
(Dari kiri) Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Perumda Tirta Taman Kota Bontang Aguswati dan Suramin memberikan klarifikasi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
(Dari kiri) Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Perumda Tirta Taman Kota Bontang Aguswati dan Suramin memberikan klarifikasi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Tepis isu kenaikan tarif, Perumda Air Minum Tirta Taman tegaskan fokus peningkatan mutu pelayanan. Karena saat ini, peningkatan mutu dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan sangat dibutuhkan saat ini. Termasuk menjangkau masyarakat yang belum tersambung layanan air bersihnya oleh Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang.

Akurasi.id, Bontang – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taman menepis isu adanya kenaikan tarif air di Kota Bontang. Isu kenaikan tarif air yang beredar di berbagai lini media sosial (medsos) disebut tidak benar adanya. Sebab, Perumda atau PDAM Tirta Taman sendiri tidak pernah mengeluarkan kebijakan terkait hal itu.

Hal itu disampaikan secara tegas oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang Suramin saat ditemui wartawan media ini di kantornya. Hal senada pun ikut ditegaskan oleh Aguswati selaku ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang.

[irp]

Kepada media ini, Suramin menyebutkan, kalau pihaknya tidak akan menaikkan tarif air baku. Saat ini, pihaknya justru sedang fokus pada bagaimana terus meningkatkan kualitas layanan serta sarana dan prasarana agar dapat memberikan layanan yang maksimal kepada para pelanggan.

“Kami tidak ada niat menaikan tarif air baku, walaupun saat ini biaya produksi air baku lebih mahal ketimbang harga jualnya. Namun hingga saat ini belum ada rencana menaikkan tarif,” sebut dia memberikan klarifikasi, Rabu (11/11/2020).

Dia menjelaskan, saat ini biaya produksi air baku mencapai 5.505 rupiah per meter kubik. Sedangkan harga jualnya hanya 4.911 rupiah. Kendati demikian, Suramin bersyukur, Perumda atau PDAM Tirta Taman masih bisa mendapat keuntungan sebesar Rp200 juta di tahun ini.

Ada banyak hal yang dilakukan PDAM demi menjaga agar tidak menaikan tarif, namun di sisi lain juga tetap mengupayakan agar PDAM Tirta Taman tetap bisa memberikan sumbangsih bagi keuangan daerah. Di antara upaya itu yakni dengan melakukan efisiensi di luar penjualan air baku.

“Contohnya kami melakukan penghematan untuk pengeluaran kantor, misalnya saja, saya tidak pakai sopir dan sekertaris, selain itu kami dapat dari sambungan baru di setiap rumah, dan peremajaan pipa yang harusnya dilakukan 15 tahun kami lakukan 20 tahun sekali,” paparnya.

Menjawab terkait adanya isu kalau Perumda Air Minum Tirta Taman berjanji akan menghasilkan Pajak Asli Daerah (PAD) bagi APBD Kota Bontang setiap tahunnya, Suramin menuturkan, pada dasarnya apa yang diusukan itu adalah doa yang baik. Namun untuk sementara ini, pihaknya masih fokus pada peningkatan kualitas pelayanan tanpa harus membebani pemerintah maupun pelanggan.

Menurutnya, pada dasarnya Perumda atau PDAM Tirta Taman bisa saja memberikan sumbangsih PAD bagi APBD Kota Bontang dengan catatan menerapkan atau memenuhi 4 syarat dasar. Pertama, harga jual air baku harus di atas biaya produksi.

“Kedua, tersedianya air baku yang bukan berasal dari bawah tanah. Ketiga, meningkatkan cakupan layanan. Dan terakhir aturannya harus diturunkan menjadi sebuah perda (peraturan daerah). Saat ini, fokus kami pada peningkatan kualitas pelayanan dulu,” jelasnya.

[irp]

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Taman Bontang, Aguswati menjelaskan, bahwa PDAM merupakan BUMD yang tidak diwajibkankan menghasilkan PAD dikarenakan tugas dan kewajiban PDAM adalah memberikan layanan air baku kepada masyarakat.

“Kalau untuk BUMD lain, memang diberikan target sharing profit. Tapi tidak untuk PDAM. Walaupun harus mengeluarkan biaya operasional. Tapi yang tentunya harus disyukuri, bahwa PDAM terus berbenah dan mulai bisa menghasilkan PAD,” katanya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Fokus Peningkatan Mutu Pelayanankota BontangPDAM Tirta Taman BontangPerumda Air Mimun Tirta TamanSumbang PAD Kota BontangSumbang PAD Rp200 JutaTepis Isu Kenaikan Tarif
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara
HeadlineTrending

Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara

By
akurasi 2019
Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Genangan Banjir, Kini Jadi Tersangka
Hukum & KriminalTrending

Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Genangan Banjir, Kini Jadi Tersangka

By
Wili Wili
Perseteruan Nikita Mirzani dan Vadel Badjideh: Kasus Naik Sidik dan Dampak Keluarga
SelebritisTrending

Perseteruan Nikita Mirzani dan Vadel Badjideh: Kasus Naik Sidik dan Dampak Keluarga

By
Wili Wili
Dua Kapal Tanker Meledak, Tiga Orang Dinyatakan
Trending

Dua Kapal Tanker Meledak, Tiga Orang Dinyatakan Hilang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?