By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Paus Fransiskus Tiba di Jakarta: Lawatan 12 Hari ke Asia dan Oseania Dimulai
PeristiwaTrending

Paus Fransiskus Tiba di Jakarta: Lawatan 12 Hari ke Asia dan Oseania Dimulai

Wili Wili
Last updated: September 3, 2024 4:08 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Paus Fransiskus Tiba di Jakarta: Lawatan 12 Hari ke Asia dan Oseania Dimulai
Paus Fransiskus Tiba di Jakarta: Lawatan 12 Hari ke Asia dan Oseania Dimulai. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Pada hari Selasa, 3 September 2024, Paus Fransiskus tiba di Jakarta, Indonesia, memulai Perjalanan Apostoliknya yang ke-45 ke luar negeri. Paus memilih menggunakan pesawat komersial ALITALIA dari Bandara Fiumicino Roma, Italia, dan dijadwalkan mendarat di Jakarta sekitar pukul 11:30 WIB.

Menariknya, dalam kunjungannya ini, Paus Fransiskus menolak menggunakan jet pribadi, menginap di hotel mewah, atau menggunakan mobil kenegaraan. Sebagai gantinya, Paus memilih untuk tinggal di Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia selama kunjungannya dari 3 hingga 6 September 2024. “Beliau memilih tinggal di Kedubes Vatikan di Indonesia. Yang di hotel rombongannya,” ujar Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

Selain itu, selama berada di Indonesia, Paus Fransiskus akan menggunakan mobil Toyota Innova, kendaraan yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. “Benar beliau memilih mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat, di sini Toyota Innova,” kata Suharyo.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Jakarta ini merupakan bagian dari lawatan 12 hari ke empat negara di Asia dan Oseania, termasuk Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura. Kunjungan ini menjadi perjalanan terlama yang pernah dilakukan oleh Paus Fransiskus sebagai Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia.

Selama di Jakarta, Paus Fransiskus dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, serta memimpin misa di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Madya. Diperkirakan lebih dari 80.000 umat Katolik dari berbagai penjuru Indonesia akan menghadiri misa tersebut.

Keberangkatan Paus dari Roma diwarnai dengan pertemuan bersama 15 orang tunawisma yang dibantu oleh Departemen Pelayanan Amal. Paus Fransiskus menunjukkan kesederhanaannya dengan melakukan perjalanan menggunakan mobil ke bandara sebelum menaiki pesawat komersial yang disewa khusus untuknya dan rombongannya.

Saat bertolak menuju Indonesia, Paus Fransiskus mengirim telegram kepada Presiden Italia, Sergio Mattarella, menyampaikan harapan terbaiknya untuk perdamaian dan kesejahteraan Italia, serta menegaskan pentingnya solidaritas, persekutuan, dan dialog di tengah tantangan global.

Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi umat Katolik di tanah air, tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap kesederhanaan dan kedekatan dengan semua umat, tanpa memandang status atau latar belakang.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Asia dan Oseania.Gereja KatedralGereja KatolikIndonesiajakartaJoko Widodokunjungan apostolikMasjid IstiqlalmisaPaus Fransiskus
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dampak KA Purwojaya Anjlok: KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan di Daop 5 Purwokerto dan Daop 2 Bandung
PeristiwaTrending

Dampak KA Purwojaya Anjlok: KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan di Daop 5 Purwokerto dan Daop 2 Bandung

By
Wili Wili
Hasil Rapid Tes, Seorang Balita 10 Bulan di Kutim Positif Corona
Trending

Hasil Rapid Tes, Seorang Balita 10 Bulan di Kutim Positif Corona

By
akurasi 2019
Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran dengan Siswa SMAN 2 di Cihampelas
PeristiwaTrending

Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran dengan Siswa SMAN 2 di Cihampelas

By
Wili Wili
4 Kader PDIP Tak Terima Dipecat, Gugat Megawati Rp 40 Miliar
HeadlineTrending

4 Kader PDIP Tak Terima Dipecat, Gugat Megawati Rp 40 Miliar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?