By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Lingkungan > Sukses Turunkan Emisi GRK, Kaltim Dapat Insentif Rp1,7 Triliun
HeadlineLingkunganRagam

Sukses Turunkan Emisi GRK, Kaltim Dapat Insentif Rp1,7 Triliun

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 28, 2023 10:53 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Sukses Turunkan Emisi GRK, Kaltim Dapat Insentif Rp1,7 Triliun
Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat menyaksikan penandatanganan pembayaran insentif penurunan emisi GRK. (Dok Pemprov Kalitm)
SHARE

Provinsi Kaltim akan menerima insentif sebesar USD 110 juta atau setara Rp1,7 triliun. Atas keberhasilannya menurunkan emisi GRK.

Akurasi.id, Jakarta – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) akan menyalurkan insentif sebesar USD 110 juta atau setara Rp1,7 trilinu kepada Pemprov Kaltim. Atas keberhasilan Kaltim dalam menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) di daerahnya.

Penandatanganan perjanjian pembayaran insentif untuk Provinsi Kalimantan Timur dalam kerangka REDD+ dan program FCPF ini. Disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor bersama Menteri Kehutanan dan Lingkugan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar, dan Satu Kahkonen (World) Bank.

Penandatangan perjanjian pembayaran insentif FCPF dilakukan pada momen
Penganugerahan Penghargaan Adipura 2022 yang diselenggarakan Kementerian LHK di
Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (28/2/2023).

Sebagai pembayaran pertama, BPDLH telah menerima USD 20,9 juta atau setara Rp313 miliar dan akan disalurkan kepada Pemprov Kaltim dan 8 kabupaten/kota sebesar Rp260 miliar. Dimana dana sebesar Rp110 miliar tersebut akan diberikan melalui skema APBD dan Rp150 miliar. Kemudian, akan disalurkan kepada 441 desa melalui lembaga yang ditunjuk Pemprov Kaltim.

Gubernur Isran Noor menyampaikan terima kasih kepada Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Dirjen PPI Laksmi Dhewanti. Atas kesepakatan untuk pembayaran insentif penurunan emisi gas buang yang dihasilkan di Kaltim.

Isran Noor meyakini, nantinya pasti banyak provinsi lain yang sudah menurunkan emisi gas buang akan mencontoh Kaltim.

“Kita bersyukur bahwa pada hari ini sudah ditandatangani kesepakatan untuk pembayaran insentif FCPF-CF untuk Kalimantan Timur. Dari pembayaran pertama. Yang ditandatangani BPDLH Kementerian Keuangan dan BPKAD Provinsi Kaltim dan kabupaten/kota se-Kaltim,” ucap Isran.

Kaltim Berhasil Menurunkan 30 Juta Ton Emisi Karbon

Pembayaran berbasis kinerja atau Results Based Payment (RBP) berbasis yuridkisi pada
Provinsi Kalimantan Timur merupakan pembayaran yang baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Peruntukkan dana tersebut ditujukan untuk operasionalisasi pelaksanaan program FCPF. Insentif untuk pihak-pihak yang berkontribusi pada penurunan emisi di lingkup Kaltim. Serta, reward untuk masyarakat hukum adat (MHA) yang melaksanaan perlindungan hutan pada Provinsi Kaltim.

Keberhasilan pengurangan GRK melalui program REDD+ ini telah menujukkan kepada dunia global. Bahwa transformasi ekonomi hijau telah dilakukan di Indonesia. Hal ini dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Kita bangga, laksanakan saja. Koordinasi secepatnya karena dana itu sudah ada. Tinggal nunggu sebentar masuk di kas daerah,” tambah Isran.

Sebagai informasi, Kaltim berhasil menurunkan emisi karbon sekitar 30 juta ton CO2 equivalent. Penilaian oleh World Bank adalah sebesar 22 juta ton CO2 equivalent.

Penandatanganan FCPF-CF ini dilakukan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Djoko Hendratto bersama Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Timur. Kemudian, Kepala BPKAD 8 (delapan) kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Paser, Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Isran Noor juga memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota di Kaltim. Yang berhasil meraih penghargaan Adipura 2022.

Yaitu Kota Balikpapan sebagai peraih Adipura Kencana kategori kota besar, Kota Bontang meraih Adipura kategori kota sedang, Kota Tanah Grogot dan Kota Penajam meraih Adipura kategori kota kecil.

“Kita bangga karena ada daerah di Kaltim yang meraih penghargaan Adipura
2022. Baik kategori kota kecil, kota sedang dan kencana. Bagus. Terus tingkatkan,”
pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:BPDLHGas Rumah KacaGubernur Kaltim Isran NoorKaltimKaltim Dapat Insentif Emisi GRKPenurunan Gas Karbon
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto Pertimbangkan WFH Demi Hemat BBM Akibat Konflik Timur Tengah
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Pertimbangkan WFH Demi Hemat BBM Akibat Konflik Timur Tengah

By
Wili Wili
Warga Bisa Cetak Sendiri Dokumen Kependudukan, Inovasi Terbaru Dirjen Dukcapil Kemendagri
Birokrasi

Warga Bisa Cetak Sendiri Dokumen Kependudukan, Inovasi Terbaru Dirjen Dukcapil Kemendagri

By
akurasi 2019
Grup Wagner: Di Balik Layar Organisasi Tentara Bayaran Bayangan Rusia
Covered StoryHeadline

Grup Wagner: Di Balik Layar Organisasi Tentara Bayaran Bayangan Rusia

By
akurasi 2019
Kabar Duka: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat
HeadlinePeristiwa

Kabar Duka: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?