By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Selepas Bertemu Pengacara Hotman Paris, Kondisi Psikologis Ibu Yusuf Kembali Memburuk
Hukum & KriminalNews

Selepas Bertemu Pengacara Hotman Paris, Kondisi Psikologis Ibu Yusuf Kembali Memburuk

akurasi 2019
Last updated: Februari 18, 2020 12:11 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Psikologis ibu yusuf
Psikolog P2TP2A Samarinda Ayunda Ramadhani (kanan) saat dalam konferensi pers di Polresta Samarinda. (Istimewa)
SHARE
Psikologis ibu yusuf
Psikolog P2TP2A Samarinda Ayunda Ramadhani (kanan) saat dalam konferensi pers di Polresta Samarinda. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Kondisi psikologis Melisari selaku ibu kandung dari mendiang Ahmad Yusuf Ghazali (4) dikabarkan kembali memburuk. Hal ini berdasarkan analisa dari Psikolog, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (P2TP2A) Samarinda, Ayunda Ramadhani, Senin (17/2/2020) dalam konferensi pers di Mapolresta Samarinda.

baca juga: Breaking News: Demi Kepentingan Penyelidikan, Polisi Bongkar Makam Yusuf

Menurut Ayunda, memburuknya kondisi psikologi Melisari terlihat saat tayangan videonya bersama tim kuasa hukum, saat berjumpa dengan pengacara kondang Hotman Paris, Sabtu (15/2/20) lalu di Warung Kopi Joni, Jakarta.

Sembari memegang foto mendiang Yusuf, Melisari terekam terus menitikkan air mata, sambil menangis tersedu-sedu. Kondisi ini diungkapkannya, berbeda saat Melisari masih dalam pendampingan timnya dan menjalani lima kali masa pendampingan psikologis.

“7 Februari kemarin baik-baik saja, sudah stabil,” ucap Ayunda saat dikonfirmasi.

Setelah merasa sehat dan tidak perlu lagi mendapatkan pendampingan psikolog, kata Ayunda, tak berapa lama kemudian ia mendapat kabar kalau ibunda Yusuf ini bertolak ke Jakarta.

“Reaksinya sedih. Membutuhkan pendampingan psikologis. Yang jelas kami prihatin dengan ini,” imbuhnya.

Ayunda pun menegaskan kalau dalam masa penemuan jenazah anaknya, hingga 7 Februari lalu, tim Ayunda pun terus melakukan pendampingan secara berjenjang.

“Jangan sampai ada asumsi, kami tak bergerak. Saya sendiri, menyediakan jadwal, hanya memang berhalangan terus,” tegasnya.

Sejak jenazah balita itu dipastikan sebagai Yusuf, lanjut Ayunda, kondisi psikologis Melisari memang tampak dirundung duka mendalam. Hal ini pun dinilainya sangat wajar. Karena jenazah Yusuf ditemukan dengan keadaan tragis, yakni tanpa kepala, organ dalam, lengan dan kakinya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Anak ini diprediksi sebelumnya masih hidup. Tapi begitu ditemukan dengan kondisi begitu, tentu terjadi kesedihan yang luar biasa,” terangnya.

Apa yang dialami Melisari juga merupakan kondisi normal di bawah situasi yang tidak normal. Bahkan kondisinya bisa menjadi trauma akan pemberitaan apabila saat ini tidak kembali mendapatkan pendampingan psikologis.

“Yang jelas saat ini berada dalam fase krisis. Kami juga berharap agar kasus ini bisa terselesaikan dengan sejelas jelasnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bocah Tanpa Kepalahotman parisibu yusufMisteri Yusufpsikologis
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Dapat Tanda Kehormatan dari Polri, ICJR Menilai Gagal Reformasi Kepolisian
HeadlinePeristiwa

Jokowi Dapat Tanda Kehormatan dari Polri, ICJR Menilai Gagal Reformasi Kepolisian

By
Wili Wili
Jokowi Temui Puan Maharani di Peluncuran Danantara: Singkat dan Hanya Saling Sapa
HeadlinePeristiwa

Jokowi Temui Puan Maharani di Peluncuran Danantara: Singkat dan Hanya Saling Sapa

By
Wili Wili
Motor Keluar Jalur Saat Menikung, Pria Paru Baya Tewas Dihantam Mobil
News

Motor Keluar Jalur Saat Menikung, Pria Paruh Baya Tewas Dihantam Mobil

By
Devi Nila Sari
Niat Pinjam Motor Teman Buat Bekerja, Eh Malah Dijual, Uangnya Dipakai Pesta Narkoba
News

Niat Pinjam Motor Teman Buat Bekerja, Eh Malah Dijual, Uangnya Dipakai Pesta Narkoba

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?