By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Gegara Zoom Meeting ‘Lemot,’ Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah
HeadlineTrending

Gegara Zoom Meeting ‘Lemot,’ Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 26, 2021 3:44 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Gegara Zoom Meeting 'Lemot,' Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah
Ilustrasi kekerasan. (iStock/Andranik Hakobyan)
SHARE
Gegara Zoom Meeting 'Lemot,' Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah
Ilustrasi kekerasan. (iStock/Andranik Hakobyan)

Akurasi.id — Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar diduga pukuli anak buah lantaran kesal terhadap kinerja anggotanya. Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan dugaan sementara Kapolres Nunukan memukuli anggotanya karena kesal tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Saudara SL bertugas di TIK Polres Nunukan tidak melaksanakan tugas dengan baik,” jelasnya kepada wartawan, Senin (25/10). Budi mengatakan, peristiwa bermula ketika Kapolres tengah mengikuti acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) melalui video conference dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara.

Akan tetapi, di tengah-tengah acara dikabarkan terdapat gangguan teknis yang membuat Kapolres memanggil korban. Hanya saja yang bersangkutan tidak kunjung memberikan jawaban atau menemui Kapolres. Hal tersebut yang kemudian diduga mengakibatkan Kapolres kesal dan tak terima terhadap Brigadir SL yang berujung pada tindakan penganiayaan. Kapolres pukuli anak buah nya.

“Saat gangguan jaringan zoom meeting (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat. Jadi Kapolres kesal,” ujarnya. Sebelumnya, AKBP Syaiful Anwar diduga menganiaya anak buahnya dan terekam dalam sebuah rekaman CCTV di Polres Nunukan. Video pemukulan itu berdurasi sekitar 43 detik dan terlihat diambil pada Kamis, 21 Oktober lalu.

Dalam video yang diterima CNNIndonesia.com, terlihat bintara yang menjadi korban itu sedang menggeser meja yang berada di tengah ruangan yang diduga terkait kegiatan bakti sosial angkatan. Selang beberapa waktu kemudian, ada seorang perwira polisi yang menendang bagian perut korban beberapa kali hingga tersungkur.

Bintara itu kemudian terlihat seperti menahan kesakitan di bagian perutnya hingga terjatuh. Kemudian, Kapolres itu kembali menendang korban sekali lagi. Aksi pemukulan itu menarik perhatian sejumlah anggota polisi yang ada di ruangan tersebut. Hingga akhirnya seorang wanita yang mengenakan pakaian serba pink menenangkan Kapolres.

Kapolres Nunukan Coba Mutasi Anak Buah yang Dianiaya

[irp]

Kapolres Nunukan, AKBP SA dilaporkan langsung menerbitkan telegram untuk memindahkan anggota bintara yang diduga menjadi korban penganiayaan di acara bakti sosial (Baksos) angkatan.

“Kapolres mengeluarkan mutasi anggota tersebut dari Polres ke Polsek,” kata Kabid Propam Polda Kalimantan Utara Kombes Deary Stone saat dikonfirmasi, Senin (25/10). Deary menyebut mutasi dilakukan usai peristiwa penganiayaan anggota terjadi. Namun, saat ini telegram mutasi tersebut telah dibatalkan.

“TR mutasi yang dikeluarkan Kapolres dibatalkan,” ujarnya. Dari informasi yang dihimpun, telegram itu diteken oleh Kapolres Nunukan pada 25 Oktober 2021 dengan nomor ST/30/X/2021. Terdapat empat bintara yang dimutasi.

[irp]

Mereka ialah korban bernama Brigadir SR dari Banit Unit TIK Polres Nunukan menjadi Banit Unit Samapta di Polsek Krayan Selatan. Posisi SR ditempati oleh Brigadir S. Kemudian, Brigadir AMA yang dimutasi sebagai Banit Dalmas Sat Samapta Polres Nunukan. Posisi AMA yang juga sebagai Banit TIK Polres Nunukan digantikan oleh Brigadir NRP. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlineKapolres NunukanMutasiPukul Anggota
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo di KTT BRICS 2025: Serukan Transisi Energi Bersih dan Dukungan Kesehatan Global
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo di KTT BRICS 2025: Serukan Transisi Energi Bersih dan Dukungan Kesehatan Global

By
Wili Wili
Pimpinan Bantah Viralnya Surat Pemuda Pancasila Minta THR
HeadlineTrending

Pimpinan Bantah Viralnya Surat Pemuda Pancasila Minta THR

By
akurasi 2019
Wapres Gibran Minta Penghapusan Jalur Zonasi PPDB, Komisi X DPR Bahas Dampaknya
HeadlineKabar Politik

Wapres Gibran Minta Penghapusan Jalur Zonasi PPDB, Komisi X DPR Bahas Dampaknya

By
Wili Wili
“Maung Bandung” Kembali Mengaum Ditangan Luis Milla
HeadlineOlahragaRagam

“Maung Bandung” Kembali Mengaum Ditangan Luis Milla

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?