By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Dukung PTM Terbatas di Bontang, Abdul Haris: Tapi Ingat Prokes Ketat Wajib Diperhatikan
Kabar Politik

Dukung PTM Terbatas di Bontang, Abdul Haris: Tapi Ingat Prokes Ketat Wajib Diperhatikan

Devi Nila Sari
Last updated: September 14, 2021 11:20 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Dukung PTM Terbatas di Bontang, Abdul Haris: Tapi Ingat Prokes Ketat Wajib Diperhatikan
Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris mengingat agar dalam pelaksanaan PTM terbatas ekstra memperhatikan prokes. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Dukung PTM Terbatas di Bontang, Abdul Haris: Tapi Ingat Prokes Ketat Wajib Diperhatikan
Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris mengingat agar dalam pelaksanaan PTM terbatas ekstra memperhatikan prokes. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Dukung PTM Terbatas di Bontang, Abdul Haris: Tapi Ingat Prokes Ketat Wajib Diperhatikan. Kendati PTM terbatas di Bontang sudah mulai digulirkan, namun euforia berlebihan juga diingatkan agar tidak dilakukan. Mengingat pandemi masih mendera.

Akurasi.id, Bontang – Terus turunnya angka penyebaran wabah Covid-19 membawa kabar baik bagi semua orang. Salah satunya dari lingkungan dunia pendidikan. Tak terkecuali di Kota Bontang. Bagai gayung bersambut, sejumlah sekolah di Bontang pun kini tengah menyiapkan diri untuk memulai pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sampai awal pekan kedua bulan September 2021 ini, setidaknya sudah ada sebanyak 9 sekolah di Kota Taman, sebutan Bontang, yang sudah mengajukan izin PTM terbatas. Dengan catatan, penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat wajib dijalankan dan diperhatikan pihak sekolah.

Hal itu pun turut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto melalui surat edarannya bernomor 420/1182/Dikbud.02. Adapun sekolah yang sudah mengajukan diri dan mengantongi izin PTM terbatas, yakni SD IT Cahaya Fikri, SD Kreatif Muhammadiyah 2, dan SD IT Asy Syaamil.

Kemudian ada juga SDN 015 Selangan Bontang Selatan, SDN 001 Bontang Utara, SDN 006 Bontang Utara, dan SDN 008 Bontang Utara. Dua tambahan sekolah lainnya yakni, SMP Negeri 7 Bontang dan SMP Bahrul Ulum.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris berharap langkah Pemkot Bontang untuk kembali membuka kegiatan PTM terbatas ini berjalan baik. Selain itu, dia mengharapkan, sekolah lainnya yang ada di Kota Taman juga dapat segera menyusul untuk memulai PTM walau masih terbatas. Begitu juga dengan sekolah swasta.

“Jika sekolah swasta yang lain ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan harapan kegiatan di sekolah itu bisa maksimal. Saya berpesan untuk ikuti saja syarat-syaratnya, seperti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes),” tuturnya, Senin (13/9/2021).

[irp]

Menurutnya, anjuran pemerintah untuk memberlakukan prokes ketat dalam PTM terbatas tentunya bukan tanpa alasan. Karena situasi saat ini belum menjadi jaminan untuk menurunkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19. Untuk itu, prokes yang baik, menjadi syarat mutlak agar PTM dapat kembali berjalan baik.

“Penyebaran Covid-19 ini tidak bisa kita tahu pasti dari mana. Jadi harus ada kepastian protkesnya, baik tenaga pendidikan, kependidikan, peserta didik, dan seluruh warga sekolah. Harus ada kepastian orang-orang tersebut bebas dari potensi penularan Covid-19,” imbaunya.

Dia menambahkan, untuk vaksinasi siswa pun belum mencapai 100 persen di Bontang, sehingga penting untuk memaksimalkan prokes. “Kalau bisa semua sekolah mengikuti prokes dari pemerintahan. Tetapi kalau belum bisa memaksimalkan, jangan dipaksakan menggelar pembelajaran tatap muka,” pesannya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Abdul HarisDPRD BontangPembelajaran Tatap MukaPTM Terbatas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KPU Tunda Penetapan Anggota Dewan Terpilih
Kabar Politik

KPU Tunda Penetapan Anggota Dewan Terpilih

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Terima Delegasi Federasi Industri Korea (FKI) di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Ekonomi Strategis
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Terima Delegasi Federasi Industri Korea (FKI) di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Ekonomi Strategis

By
Wili Wili
Presiden Jokowi Lantik Hasan Nasbi, Dadan Hindayana, dan Taruna Ikrar sebagai Pimpinan Baru Badan Nasional
HeadlineKabar Politik

Presiden Jokowi Lantik Hasan Nasbi, Dadan Hindayana, dan Taruna Ikrar sebagai Pimpinan Baru Badan Nasional

By
Wili Wili
Bakhtiar Wakkang Soroti Pembabatan Pohon Bakau di Perairan Selangan
Kabar Politik

Bakhtiar Wakkang Soroti Pembabatan Pohon Bakau di Perairan Selangan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?