By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi
HeadlineKabar Politik

Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi

Wili Wili
Last updated: November 27, 2025 4:34 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi
Menkeu Purbaya Tanggapi Usulan Penghapusan SLIK OJK untuk Rumah Subsidi. Foto: Detikcom.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan penghapusan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam proses pengajuan rumah subsidi. Usulan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang menilai SLIK menjadi penghambat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah.

Menurut Purbaya, SLIK OJK memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan MBR dalam mengakses kredit rumah. Namun, ia menegaskan bahwa permasalahan tidak berhenti pada skor kredit saja. Bahkan jika SLIK dihapus, sebagian besar masyarakat tetap dinilai belum mampu membeli rumah.

“Kita akan investigasi lebih lanjut, sepertinya bukan SLIK OJK saja yang membuat mereka (MBR) nggak bisa dapat kredit. Dihapus pun mereka masih enggak mampu,” ujar Purbaya usai Rapat Koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025).

Ia menyebut pemerintah akan melakukan kajian mendalam untuk mengetahui hambatan lain yang dialami masyarakat terkait pembiayaan rumah subsidi. Menurutnya, perlu dilihat apakah persoalan terletak pada lemahnya daya beli atau adanya kendala struktural lain dalam proses pengajuan kredit.

“Jadi akan kita pelajari lebih lanjut apakah itu demand-nya lemah atau memang ada hambatan yang lain,” jelasnya. Purbaya menambahkan bahwa hasil investigasi nantinya akan menjadi pertimbangan bagi kementerian terkait untuk menyesuaikan program perumahan.

Sebelumnya, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa dirinya telah empat kali bertemu OJK bersama asosiasi pengembang untuk membahas penghapusan SLIK bagi masyarakat calon penerima rumah subsidi. Ia menilai banyak keluhan langsung dari lapangan terkait hambatan skor kredit.

“Saya juga sudah minta supaya SLIK OJK itu dihapuskan. Karena memang kebetulan kami sering turun ke lapangan, dan masalah itu betul kami temukan,” ujar Maruarar.

Ia berharap SLIK pada level skor tertentu dapat dihapuskan demi mempermudah masyarakat mendaftar dan memperoleh rumah subsidi. Bahkan, menurutnya, OJK bisa mengeluarkan surat kepada perbankan untuk menyesuaikan ketentuan tersebut.

“Posisi kami adalah mendukung untuk kalau bisa SLIK OJK di angka tertentu dihapuskan, supaya tidak menghambat rakyat kita yang ingin memiliki rumah,” tegasnya.

Polemik soal SLIK OJK dalam pembiayaan rumah subsidi kini masih menjadi pembahasan antar kementerian dan lembaga. Pemerintah berkomitmen mencari solusi terbaik agar masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan hunian layak.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:kebijakan pemerintahkredit rumahMaruarar SiraitMBRMenkeu PurbayaOJKperumahan rakyatrumah subsidiskor kreditSLIK OJK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Dorong Warga Indonesia Pilih Layanan Bayi Tabung di Dalam Negeri, Tak Perlu ke Singapura atau Malaysia
HeadlineKesehatan

Jokowi Dorong Warga Indonesia Pilih Layanan Bayi Tabung di Dalam Negeri, Tak Perlu ke Singapura atau Malaysia

By
Wili Wili
Kuota Solar di Bontang Tahun Ini Turun, Padahal Kuota Sebelumnya Kurang
CorakHeadlineRagam

Kuota Solar di Bontang Tahun Ini Turun, Padahal Kuota Sebelumnya Kurang

By
Devi Nila Sari
Tiga Tahun Isran-Hadi Pimpin Kaltim, Sutomo Jabir: Kinerja Pemerintah Lebih Banyak Proyek Monumental
Kabar Politik

Tiga Tahun Isran-Hadi Pimpin Kaltim, Sutomo Jabir: Kinerja Pemerintah Lebih Banyak Proyek Monumental

By
Devi Nila Sari
Membersihkan Udara: Dampak Kebijakan Jokowi Terhadap Pencemaran Udara Jakarta yang Dikritik Greenpeace
Headline

Membersihkan Udara: Dampak Kebijakan Jokowi Terhadap Pencemaran Udara Jakarta yang Dikritik Greenpeace

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?