Presiden Prabowo Tekankan Kesiapsiagaan dan Sinergi TNI–Polri dalam Rapim 2026 di Istana Merdeka
Prabowo Apresiasi Peran TNI–Polri dalam Penanganan Bencana dan Program Strategis

![]()
Akurasi.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2/2026). Rapim ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di lingkungan Istana Kepresidenan sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden.
Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapsiagaan aparat keamanan serta penguatan sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari level pimpinan tertinggi hingga prajurit dan personel terbawah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI–Polri atas dedikasi dan peran aktif mereka, terutama dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
“Presiden memberikan apresiasi besar kepada seluruh prajurit TNI–Polri, khususnya atas kecepatan dalam penanganan bencana di mana pun,” tulis Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.
Selain itu, Presiden Prabowo meminta agar kekompakan dan sinergitas TNI–Polri terus diperkuat, dengan perhatian khusus pada wilayah Sumatra. Kepala Negara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat harus dijaga melalui kesiapsiagaan dan kecepatan aparat dalam membantu masyarakat.
“Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI–Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun,” lanjut Teddy mengutip arahan Presiden.
Dalam taklimat tersebut, Prabowo juga mengapresiasi peran TNI–Polri dalam mengawal dan mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah. Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, program kedaulatan pangan dan energi, serta pembangunan jembatan desa untuk masyarakat dan anak sekolah.
Di bidang penegakan hukum, Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh proses hukum harus dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu. Ia juga menginstruksikan aparat untuk menjaga sumber daya alam Indonesia dari berbagai bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal.
“Penanganan dan penegakan hukum harus dilakukan seadil-adilnya kepada siapa pun,” ujar Teddy mengutip pesan Presiden.
Rapim TNI–Polri 2026 ini menjadi momentum penting bagi Presiden Prabowo untuk menegaskan peran strategis TNI dan Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional, mengawal program pemerintah, serta melindungi kepentingan dan kepercayaan rakyat.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









