By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Aksi Demo Buruh di Monas, Tuntut Kenaikan UMP DKI 2026
HeadlinePeristiwa

Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Aksi Demo Buruh di Monas, Tuntut Kenaikan UMP DKI 2026

Wili Wili
Last updated: Desember 29, 2025 5:52 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Aksi Demo Buruh di Monas, Tuntut Kenaikan UMP DKI 2026
Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Aksi Demo Buruh di Monas, Tuntut Kenaikan UMP DKI 2026. Foto: Liputan6.com.
SHARE

Akurasi.id – Polri mengerahkan sebanyak 1.392 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh yang tergabung dalam Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Provinsi DKI Jakarta bersama sejumlah elemen masyarakat. Aksi penyampaian pendapat tersebut digelar pada Senin (29/12/2025) di kawasan Silang Selatan Monas hingga depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Personel gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pengerahan aparat dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri guna menjamin hak demokrasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan kondusif.

“Kami menurunkan 1.392 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum agar berjalan aman dan tertib. Seluruh personel tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional,” ujar Susatyo.

Ia menegaskan, kehadiran aparat kepolisian bukan untuk membatasi aspirasi, melainkan menjaga ketertiban umum dan keamanan bersama. Namun demikian, Susatyo mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas.

“Kami menghormati hak saudara-saudara kita dalam menyampaikan pendapat. Sampaikan aspirasi dengan santun dan tertib,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga meminta para orator agar tidak menyampaikan provokasi yang dapat memicu gangguan keamanan. Menurutnya, penyampaian aspirasi yang tertib akan menciptakan suasana kondusif bagi semua pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat sekitar.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, personel pengamanan disiagakan di sejumlah titik strategis, khususnya di sekitar Monumen Nasional (Monas) dan kawasan Gambir. Polisi juga mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif selama aksi berlangsung.

“Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon pengertian masyarakat atas potensi kepadatan yang terjadi,” kata Susatyo.

Aksi buruh ini digelar sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5,73 juta. Para buruh menilai angka tersebut belum memenuhi harapan dan meminta kenaikan UMP minimal setara dengan kenaikan tahun sebelumnya, yakni 6,5 persen.

Buruh berharap UMP DKI Jakarta 2026 dapat ditetapkan sebesar Rp5,89 juta. Secara nasional, diperkirakan sekitar 20 ribu buruh yang tergabung dalam KSPI dan Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi pada 29–30 Desember 2025.

Unjuk rasa tersebut dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Istana Negara di Jakarta dan Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat. Aksi ini merupakan tindak lanjut atas penetapan besaran UMP dan Upah Minimum Sektor Provinsi (UMSP) tahun 2026 di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:aksi buruhberita Jakartademonstrasi buruhKSPIMonas Jakartapengamanan unjuk rasaPolres Jakarta PusatPolriUMP DKI 2026upah minimum provinsi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Tahan Dokter Richard Lee
PeristiwaTrending

Polisi Tahan Dokter Richard Lee

By
Wili Wili
Prabowo Subianto Diumumkan Maju Pilpres 2029, Koalisi Permanen Mulai Digodok?
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Diumumkan Maju Pilpres 2029, Koalisi Permanen Mulai Digodok?

By
Wili Wili
Budi Gunawan Hadiri Pembekalan Calon Menteri, Puan Maharani: Posisi Baru Akan Diumumkan Prabowo
HeadlineKabar Politik

Budi Gunawan Hadiri Pembekalan Calon Menteri, Puan Maharani: Posisi Baru Akan Diumumkan Prabowo

By
Wili Wili
Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba
HeadlineHukum & Kriminal

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?