By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pertajam Kajian dan Meteri Perda, Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Belajar ke Jabar dan NTB
Kabar Politik

Pertajam Kajian dan Meteri Perda, Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Belajar ke Jabar dan NTB

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 11, 2021 7:37 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pertajam Kajian dan Meteri Perda, Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Belajar ke Jabar dan NTB
Ketua Pansus Ketahanan Keluarga Ely Hartiati Rasyid. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Pertajam Kajian dan Meteri Perda, Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Belajar ke Jabar dan NTB
Ketua Pansus Ketahanan Keluarga Ely Hartiati Rasyid. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pertajam Kajian dan Meteri Perda, Pansus Raperda Ketahanan Belajar ke Jabar dan NTB. DPRD Kaltim menilai raperda ini cukup penting untuk menekan berbagai persoalan yang muncul dalam keluarga. Seperti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Akurasi.id, Samarinda – Panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketahanan Keluarga DPRD Kaltim kini tengah mempersiapkan produk hukum baru. Tak alang-alang, penggodokan raperda tersebut digarap hingga ke Provinsi Jawa Barat (Jabar). Langkah itu diambil pansus dengan tujuan untuk memperdalam kajian dan materi atas raperda yang digodok.

Ketua Pansus Ketahanan Keluarga, Ely Hartaty Rasyid mengatakan, Jawa Barat adalah provinsi penggagas Peraturan Daerah (Perda) Ketahanan Keluarga. Sehingga, anggota pansus pun berinisiatif mempelajari secara langsung bagaimana perda itu digodok serta pelaksanaan aplikasinya di masyarakat.

“Kunjungan kerja kami berfokus di daerah-daerah yang telah memiliki Perda Ketahanan Keluarga seperti Jawa Barat. Karena Jawa Barat itu inisiator perda tersebut. Pelaksanaannya pun sudah luar biasa, bahkan peraturannya sudah ke pembuatan juknis-juknis,” jelasnya Ely saat dijumpai di DPRD Kaltim beberapa waktu lalu.

Selain Jawa Barat, upaya study banding yang dilakukan Pansus Raperda Ketahanan Keluarga, yakni ke Provinsi Nusa Tengara Barat (NTB). Pasalnya, di NTB, pelaksanaan perda bisa dibilang cukup bagus. Karena, di tengah keterbatasan anggaran, mereka tetap dapat mengaplikasinya.

“Termasuk di Nusa Tenggara Barat. Mereka di sana dapat melaksanakan perda ini walau dengan anggaran yang sedikit. Bahkan ada 3 desa yang menjadi contoh (atas pelaksanaan Perda Ketahanan Keluarga),” paparnya.

Politisi Fraksi Partai PDIP ini menilai, bahwa penggodokan raperda ini penting. Sebab, Perda Ketahanan Keluarga dapat bermanfaat bagi ketahanan negara. Terlebih di tengah berbagai persoalan kekerasan perempuan dan anak yang masih cukup tinggi di Kaltim.

[irp]

”Perda itu meliputi semua, menyangkut hal-hal yang paling kecil sampai kepada keluarga. Namun juga bermanfaat kepada pertahanan negara,” terangnya.

Ely mengakui, di beberapa daerah Perda Ketahanan Keluarga mendapat penolakan. Namun mengantisipasi hal tersebut, pihaknya pun tidak akan menyentil isu-isu yang bersifat privat. Untuk, pihaknya menyiapkan raperda tersebut sematang mungkin.

“Kami akan lebih mengatur ketahanan ekonomi, perlindungan, ketahanan terhadap radikalisme, dan masalah komunikasi. Kan banyak masalah yang muncul akibat gadget. Kemudian masalah kesehatan, perlindungan anak, pernikahan dini, masalah pembuatan akte kelahiran, dan status perkawinan. Mungkin yang seperti itu saja,” terangnya.

Kendati demikian, dalam prosesnya, wanita berkerudung ini tidak menyangkal, bahwa ada beberapa kendala. Mengenai draf akademik yang masih perlu pengayaan. Sehingga, pihaknya meminta perpanjangan masa kerja selama 3 bulan. Ia pun optimis raperda ini akan selesai digodok sesuai jangka waktu yang diberikan.

[irp]

“Minta perpanjangan untuk memperkaya materi. Karena harus menyesuaikan dengan kondisi geografis dan kultur di daerah kita. Aspek-aspeknya kan banyak yang harus diadopsi. Mudahan 3 bulan selesai. Untuk itu kami akan kerja keras,” tutupnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimBelajar ke Jabar NTBMeteri Peraturan DaerahPertajam Kajian RaperdaRaperda Ketahanan Keluarga
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Banyak Jalan Provinsi di Paser Kondisinya Memprihatinkan, Seno Aji: Penganggaran Berdasarkan Skala Prioritas
Kabar Politik

Banyak Jalan Provinsi di Paser Kondisinya Memprihatinkan, Seno Aji: Penganggaran Berdasarkan Skala Prioritas

By
Devi Nila Sari
Agus Haris Minta Wali Kota Bontang Kaji Ulang Perda Tanpa Perwali
Kabar Politik

Agus Haris Minta Wali Kota Bontang Kaji Ulang Perda Tanpa Perwali

By
Devi Nila Sari
Sigit Wibowo (fm/Akurasi.id)
Birokrasi

Sigit Akan Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat di Beragam Bidang

By
akurasi 2019
Isu Calon Direksi Perusda Berafiliasi Parpol Berembus, Sigit Wibowo: Saya Tidak Masalah
Kabar Politik

Isu Calon Direksi Perusda Berafiliasi Parpol Berembus, Sigit Wibowo: Saya Tidak Masalah

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?