By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP
HeadlineKabar Politik

Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP

akurasi 2019
Last updated: Mei 24, 2024 5:50 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP
Megawati Sindir Puan Maharani, Usul Pertukaran Posisi di PDIP. Foto: BBC.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyapa peserta Rakernas ke-V yang berlangsung di Beach City International Stadium, Jakarta Utara. Dalam kesempatan tersebut, Megawati menyindir Ketua DPP Puan Maharani yang sering pergi ke luar negeri karena tugasnya sebagai Ketua DPR RI.

Contents
  • Megawati Menangis Saat Pidato di Rakernas PDIP
  • Pemilu 2024 Diklaim Terburuk dalam Sejarah Demokrasi

“Terus kalau di kita ada Mbak Puan,” kata Megawati mengawali sapaannya kepada kader internal pada Jumat (24/5/2024).

“Mbak Puan, saya bilang pada Mbak Puan apa, sebagai Ketua DPR, ‘Wah pergi ke luar negeri terus’,” ungkap Megawati yang disambut tawa para peserta.

Megawati menjelaskan bahwa kunjungan Puan ke luar negeri adalah bagian dari tugasnya sebagai Ketua DPR RI. Namun, Megawati bercanda bahwa ia ingin bertukar posisi dengan Puan, menjadi Ketua DPR sementara Puan menjadi Ketua Umum PDIP.

“Tapi itu kerja, lo, bukannya jadi turis. Jadi saya kalau beliau pamit kemarin itu di Bali, lalu kapan itu ke Meksiko, jadi terus saya bilang, ‘Gantian lah sama saya, saya deh yang jadi anggota eh Ketua DPR, kamu yang jadi Ketua Umum’,” ujar Megawati disertai tawa.

Pernyataan tersebut disambut riuh oleh peserta Rakernas. Megawati juga menyebut keadaan saat ini sedang gonjang-ganjing.

“Loh enak-enak aja, masa saya yang disuruh nongkrong di sini, terus keadaannya gonjang-ganjing nggak jelas,” tambahnya dengan nada bercanda.

Megawati Menangis Saat Pidato di Rakernas PDIP

Pada kesempatan yang sama, Megawati Soekarnoputri terisak saat memberikan pidato politiknya di pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Ancol, Jakarta Utara. Momen tersebut terjadi saat Megawati mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang masih memilih partainya sehingga bisa menang pemilihan legislatif untuk ketiga kalinya.

“Selaku Ketua Umum partai dan atas nama PDIP kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih pada seluruh rakyat Indonesia yang dengan penuh semangat dan kecintaannya selalu mendukung PDIP hingga tetap berdiri tegak menjadi pemenang pemilu legislatif tiga kali berturut-turut,” ucap Megawati dengan suara tertahan.

Megawati menegaskan bahwa PDIP tidak akan mundur meskipun merasa dirugikan pada pemilu kali ini. Menurutnya, PDIP adalah partai yang tahan banting.

Dia menyerukan kepada semua kader untuk tetap berani dan maju di tengah berbagai intimidasi dan kecurangan pemilu.

“Enggak apa-apa, tadi kan ada banteng penuh panah. Ya saya bilang nggak apa-apa kok. Kita tahan banting kok. Berani apa tidak? Takut apa tidak?” teriak Megawati diiringi pekik ribuan kader yang hadir.

“Nanti katanya saya Bu Mega provokator. Ya saya sekarang provokator. Demi kebenaran dan keadilan. Ngerti kan yang dimaksud?” tambah Megawati.

Pemilu 2024 Diklaim Terburuk dalam Sejarah Demokrasi

Megawati juga menyoroti kondisi hukum di Indonesia saat ini yang membuatnya sedih. Ia mengklaim bahwa Pemilu 2024 merupakan yang terburuk dalam sejarah demokrasi Indonesia.

“Pemilu ini sering dinyatakan sebagai pemilu paling buruk dalam sejarah demokrasi. Pernyataan ini banyak disuarakan oleh para akademisi, tokoh masyarakat sipil, guru besar, seniman, budayawan,” tuturnya.

Megawati menyesalkan terjadinya pengingkaran terhadap hak kedaulatan rakyat. “Yang begitu menyedihkan saya adalah terjadinya pengingkaran terhadap hak kedaulatan rakyat itu sendiri. Makanya tadi saya nanya, PDIP itu sah apa tidak? Pak Mahfud yang ahli hukum aja bilang sah,” jelasnya.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Demokrasi IndonesiaKedaulatan RakyatKetua DPR RIMegawati SoekarnoputriPDIPPemilu 2024politik indonesiaPuan MaharaniRakernas PDIP
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Klaim Batik dari Malaysia, Miss World Malaysia Minta Maaf
HeadlineTrending

Klaim Batik dari Malaysia, Miss World Malaysia Minta Maaf

By
Devi Nila Sari
Inginkan Figur Berkualitas, Komisi II DPRD Serukan Pebisnis Ikuti Seleksi Pimpinan Perusda Kaltim
BirokrasiKabar Politik

Inginkan Figur Berkualitas, Komisi II DPRD Serukan Pebisnis Ikuti Seleksi Pimpinan Perusda Kaltim

By
Devi Nila Sari
Fredy Pratama, Bos Narkoba Indonesia Dibekuk Polri
Headline

Fredy Pratama, Bos Narkoba Indonesia Dibekuk Polri

By
akurasi 2019
Ojol Geruduk Rumah Emak-emak Setelah Berkomentar Kasar di Chat
HeadlineTrending

Ojol Geruduk Rumah Emak-emak Setelah Berkomentar Kasar di Chat

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?