By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Dari Kasus Bupati PPU, Pengamat Sebut Biaya Demokrasi di Indonesia Mahal
Kabar PolitikRagam

Dari Kasus Bupati PPU, Pengamat Sebut Biaya Demokrasi di Indonesia Mahal

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 15, 2022 9:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Dari Kasus Bupati PPU juga turut mendapat tanggapan oleh akademisi - Akurasi.id
Dari Kasus Bupati PPU juga turut mendapat tanggapan oleh akademisi. (istimewa)
SHARE
Dari Kasus Bupati PPU juga turut mendapat tanggapan oleh akademisi - Akurasi.id
Dari Kasus Bupati PPU juga turut mendapat tanggapan oleh akademisi. (istimewa)

Dari kasus Bupati PPU, pengamat sebut biaya demokrasi di Indonesia mahal. Sehingga menjadi salah satu penyebab adanya tindakan korupsi pejabat negara.

Akurasi.id, Samarinda – Pengamat politik sekaligus akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Budiman turut menyikapi kasus penangkapan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) berserta 5 tersangka lainnya. Atas kasus dugaan korupsi atau suap sejumlah perizinan dan proyek pemerintah.

[irp]

Menurutnya, perilaku pejabat negara yang melakukan tindak pidana korupsi tergantung kepada komitmen masing-masing. Sebab, saat menjadi pejabat pintu dalam melakukan penyelewengan uang negara cenderung terbuka lebar.

Hal ini tidak lepas dari mahalnya biaya politik di Indonesia, yang dianggap menjadi salah satu penyebab maraknya pejabat negara terjerat kasus tindak pidana korupsi.

“Orang selalu mencari ruang dan menambah pundi-pundi ekonominya. Asumsinya, pertama, berapa biaya yang dikeluarkan ketika mencalonkan diri. Kemudian, berapa besar sih gaji seorang bupati,” kata dia.

Di sisi lain, meskipun seseorang telah menjadi pejabat, tidak serta merta pengeluaran biaya yang keluar akan terhenti. Pengeluaran biaya akan terus mengalir, mengingat masih ada keperluan dalam mempertahankan jabatan maupun melaju kepada kontestasi selanjutnya.

“Apalagi beliau inikan dalam kontestasi pemilihan Ketua Demokrat Kaltim. Sudah jadi rahasia umum akan memerlukan cost (biaya) yang banyak. Kemudian, pilkada selanjutnya, baik itu provinsi maupun daerah, pasti memerlukan cost politik,” sambungnya.

Namun, ia menegaskan, hal itu tidak akan terjadi apabila penyelenggara negara memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

“Jadi ada beberapa ruang-ruang yang dapat mengakibatkan terbukanya pintu dalam tindak pidana korupsi,” tuturnya.

[irp]

Dari Kasus Bupati PPU Berpengaruh pada Elektabilitas Tingkat Kepercayaan Publik

Berkaitan elektabilitas tingkat kepercayaan publik kepada AGM, menurut Budiman, permasalahan ini akan sangat berdampak kepada penurunan elektabilitas AGM. Baik secara personal maupun kekeluargaan.

Mengingat, saat ini anggota keluarganya yang lain tengah menduduki jabatan politik. Di antaranya Rahmad Mas’ud kini adalah Wali Kota Balikpapan, Rudi Mas’ud merupakan anggota DPR RI, dan Hasanuddin Mas’ud merupakan anggota DPRD Kaltim. Sedangkan kakak perempuan AGM, Syaharia Mas’ud saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sulawesi Barat.

[irp]

“Apabila ada niatan untuk maju dalam kontestasi politik mendatang. Hal ini tentu menjadi pertimbangan pemilih. Meskipun publik cenderung menaruh harapan kepada kaum milenial, dan beliau adalah representasinya. Selain itu, juga agamais. Tapi yang namanya korupsi tidak memandang usia,” ujarnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Akademisi FISIP UnmulBudimanbupati PPUBupati PPU TersangkaPengamat politik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Viral Lapas Cibinong Ada Fasilitas Mewah Bak Hotel, Ini Daftar Penghuninya

Akurasi.id, Jakarta – Jagat maya kembali dihebohkan temuan Ombudsman RI di Lembaga…

Akhiri Puasa 28 Tahun! Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Games 2026

Akurasi.id, Jakarta - Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. Indonesia resmi pecah telur…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kawal Andi Harun Rusmadi
Corak

Kawal Andi Harun-Rusmadi “Door to Door” Bagikan Ratusan Sembako Pada Warga Terdampak Corona

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Hadiri KTT APEC 2024 di Peru, Bahas Perdagangan Internasional dan Momen Bersejarah dengan Pemimpin Dunia
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Hadiri KTT APEC 2024 di Peru, Bahas Perdagangan Internasional dan Momen Bersejarah dengan Pemimpin Dunia

By
Wili Wili
Garap Pariwisata Leading Sektor Ekonomi, DPRD Kaltim Ajak Stakeholder Bangkit dari Jerat Covid-19
BirokrasiTrending

Garap Pariwisata Leading Sektor Ekonomi, DPRD Kaltim Ajak Stakeholder Bangkit dari Jerat Covid-19

By
Devi Nila Sari
Irwan Soroti Keuangan Kaltim, Perjuangkan DBH atau Menanti Kebangkrutan!
HeadlineRiwayat

Irwan Soroti Keuangan Kaltim, Perjuangkan DBH atau Menanti Kebangkrutan!

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?