By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Mahasiswa Untag Protes Kebijakan Kampus yang Tetap Menarik Biaya Kuliah di Tengah Covid-19
Trending

Mahasiswa Untag Protes Kebijakan Kampus yang Tetap Menarik Biaya Kuliah di Tengah Covid-19

akurasi 2019
Last updated: Juni 18, 2020 8:05 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
mahasiswa untag
Masiswa Untag Samarinda mengelar demo di depan Univeristas menolak beban tinggi di tengah pandemi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
mahasiswa untag
Masiswa Untag Samarinda mengelar demo di depan Univeristas menolak beban tinggi di tengah pandemi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda  – Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Kota Samarinda menggelar aksi demo di depan kampus mereka, Kamis pagi (18/6/20). Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pihak kampus menghapus beban tetap. Dikarenakan pihak kampus terus memberikan biaya kampus yang sama meskipun di tengah pandemi Covid-19. Mereka menginginkan agar pihak kampus meringankan beban biaya kampus di tengah pandemi.

baca juga: Apes, Bapak 2 Anak di Samarinda Nekat Mencuri Satu Karung Bawang, Aksinya Terekam CCTV

Dari pantauan wartawan Akurasi.id, demo yang digelar pukul 10.00 Wita itu terlihat beberapa tulisan tertempel di area kampus. Isi tulisan tersebut meminta agar kampus menerima apa yang diinginkan para Mahasiswa. “Kami butuh kebijakan bukan dibajak,” tulis spanduk yang tertempel depan lapangan tenis kampus.

Mereka menuntut pihak rektorat lantaran biaya tersebut digunakan untuk menggunakan fasilitas kampus. Namun di tengah pandemi Covid-19, para mahasiswa tidak berkuliah ke kampus. Otomatis para mahasiswa tidak menggunakan fasilitas kampus.

Meskipun begitu biaya beban tetap dibayar. Belum lagi beberapa mahasiswa Untag yang orangtuanya menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin mencekik pengeluaran mereka di tengah pandemi.

Sebelumnya mereka sempat melakukan audiensi. Namun hasilnya beban tetap dibayar hanya 50 persen saja. “Kami inginnya penghapusan 100 persen beban tetap,” ucap Noel Andrias koordinator sekaligus humas Untag Bergerak.

Sembari berorasi mereka juga bakar ban di depan kampus. Mereka menginginkan hari ini agar bisa bertemu dengan pihak rektorat ataupun yayasan. Mereka mengancam akan menyegel gedung kampus jika keinginan mereka tidak terpenuhi. “Kalau jam 11 tidak ada respons kami akan segel gedung,” serunya.

“Tuntutan pertama kami menghilangkan beban tetap 100 persen. Kedua kami meminta transparasi anggaran tahun 2017 sampai 2019. Karena dari teman-teman menanyakan alokasi dana kampus ke mana saja,” tegasnya.

Hampir satu jam lebih mereka berorasi, belum ada respons sama sekali dari pihak rektorat maupun yayasan. Meskipun belum ada respons dari pihak kampus mereka mengancam akan menyegel gedung kampus. Sekitar enam fakultas ikut dalam aksi tersebut. “Total ada 40 orang yang ikut aksi,” sebut Noel.

Beberapa mahasiswa maju satu persatu untuk berorasi. Bahkan ada yang naik ke atas pagar depan kampus. Ashraf salah satu orator mengaku tidak takut ketika naik ke atas pagar. “Biar pihak yayasan melihat dan masyarakat melihat tindakan ini,” ucapnya.

Rektor Untag Samarinda, Marjoni Rachman mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab keputusan dalam mengeluarkan kebijakan biaya kampus dilakukan oleh pihak yayasan. Namun dirinya masih bisa melakukan komunikasi dengan pihak yayasan bersama mahasiswa untuk membicarakan hal ini.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Untuk ini saya masih bisa komunikasikan dengan pihak yayasan. Sebaiknya mahasiswa bersurat dengan membuat surat pernyataan setiap BEM Fakultas agar bisa langsung berkomunikasi dengan yayasan,” kata Marjoni Rachman.

Selain itu ia akui penurunan biaya beban tetap hanya dilakukan kampus tersebut. Jika dibandingkan dengan kampus lain, kampus tersebut cukup berani dalam melakukan pemotongan uang kuliah. Dari beberapa kampus yang ia temui, uang kuliah hanya sistem cicil. “Bahkan ada yang hanya berikan uang internet saja,” ucapnya.

Selain itu, semester depan rencananya akan melakukan pemotongan uang kuliah. Hal tersebut imbas dari Covid-19. Namun pemotongan uang kuliah berdasarkan lamanya mahasiswa yang kuliah di kampus tersebut. “Akan ada pemotongan Rp250 ribu sampai Rp500 ribu untuk uang kuliah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kirniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:biaya kuliahDemoMahasiswamahasiswa untagUntag Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Update BNPB: Korban Meninggal Gempa NTT Capai 105 Orang

Akurasi.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait dampak…

Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Akurasi.id, Jakarta - Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri Perkuat ASEAN All-Stars Hadapi Manchester United di Malaysia
OlahragaTrending

Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri Perkuat ASEAN All-Stars Hadapi Manchester United di Malaysia

By
Wili Wili
Usai Kaltim Dapat Rapor Merah Jokowi dan Curhatan Isran Noor yang Enggan Salahkan Masyarakat
Trending

Usai Kaltim Dapat Rapor Merah Jokowi dan Curhatan Isran Noor yang Enggan Salahkan Masyarakat

By
Redaksi Akurasi.id
China Ancam Laporkan Indonesia ke AFC Terkait Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
OlahragaTrending

China Ancam Laporkan Indonesia ke AFC Terkait Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders

By
Wili Wili
Pengurus DPK Mengaku Kaget Tiba-Tiba Ada Musda KNPI Kutim, Nyaris Tak Ada Informasi
Trending

Pengurus DPK Mengaku Kaget Tiba-Tiba Ada Musda KNPI Kutim, Nyaris Tak Ada Informasi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?