By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Kabar Politik

Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 31, 2021 10:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Komisi III DPRD Bontang bersama Bapelitbang meninjau lapangan Loktuan yang rencana dijadikan lokasi pembangunan gedung uji kir. (Istimewa)
SHARE
Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Komisi III DPRD Bontang bersama Bapelitbang meninjau lapangan Loktuan yang rencana dijadikan lokasi pembangunan gedung uji kir. (Istimewa)

Tinjau Lapangan Loktuan Jadi Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit. Lapangan itu, selain akan dijadikan lokasi pembangunan gedung ujir, ternyata juga sedang dipersiapkan untuk membangun kantor kelurahan setempat.

Akurasi.id, Bontang – Tarik ulur rencana pembangunan gedung uji kir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tampaknya masih terus terjadi. Ada banyak sebab yang menyandungnya. Salah satunya, yakni terkait ketiadaan lahan yang representatif untuk membangun gedung tersebut.

Contohnya saja, lapangan yang diusulkan di Jalan RE Martadinta, Kelurahan Loktuan, dianggap tidak begitu representatif sebagai lokasi dibangunnya gedung uji kir. Hal itu didapatkan setelah Komisi III DPRD Bontang turun meninjau lapangan itu, Senin (31/5/2021).

Pada kesempatan itu, Komisi III tidak sendiri. Turut hadir dalam peninjauan di lapangan dengan luas 0,8 hektare atau sekitar 8000 meter persegi itu, yakni Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pemngembangan (Bapelitbang) Bontang. Termasuk Camat Bontang Utara dan Lurah Loktuan.

Usai melakukan tinjauan, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina sedikit melayangkan kritikan terhadap Bapelitbang Bontang. Dia menilai, Bapelitbang gagal dalam membuat perencanaan. Lantaran, lapangan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan gedung ujir kir, diketahui juga hendak dibangun kantor kelurahan.

“Lahan ini rencananya akan dijadikan gedung uji kir, tetapi di satu sisi juga ingin di bangun kantor kelurahan. Seharunya Bapelitbang harus pertimbangkan,” ucap Amir Tosina saat ditemui awak media.

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan, kalau ada beberapa tempat yang akan pihaknya tindak lanjuti sebagai lokasi pembangunan gedung uji kir. Agar apa yang diharapkan masyarakat tersebut dapat segera direalisasikan.

[irp]

“Kami akan selalu mendorong agar segera ada gedung uji kir di Bontang. Ini terkait keluhan warga. Karena mereka harus melakukan uji kir di luar Bontang. Kami ingin ada tindak lanjut dari pembngunan gedung tersebut,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik menyambung, bila kunjungan pihaknya tersebut untuk memastikan bahwa lokasi yang diusulkan layak atau tidak sebagai lokasi pembangunan gedung uji kir.

“Gedung uji kir itu adalah urusan wajib bukan pilihan. Dinas Perhubungan (Dishub) dulu pernah mengusulkan di Bontang Lestari, tetapi tiba-tiba pindah ke Loktuan,” ucapnya.

Abdul Malik memberikan contoh pembangunan gedung uji kir milik Pemerintah Kutim. Gedung yang terletak di Jalan Poros Sangatta-Bengalon itu, kata dia, setidak-tidaknya dibangun di atas lahan seluas 2 hektare dari total 5 hektare yang mereka punya.

Di sisi lain, yang penting diperhatikan, gedung tersebut terletak cukup jauh drai keramaian kota. Hal yang sama juga ada di Samarinda. Dari yang semula berada di pusat kota, kemudian diputuskan dipindah ke luar pusat perkotaan, yakni ke perbatasan Samarinda-Tenggarong dengan luas mencapai 10 hektare.

[irp]

“Kalau di Tenggarong juga jauh dari kota, Balikpapan pun juga cari tempat yang lebih luas. Gedung uji kir itu kebutuhan wajib. Semua pemerintahan memenuhi kewajiban dan pelayanan publik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Amir TosinaBapelitbang BontangDPRD BontangGedung Ujir Kir BontangKomisi III DPRD BontangTinjau Lokasi Uji Kir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sebagai Anggota Komisi I DPRD dan Ketua GPMB Bontang, Abdul Haris Gencarkan Aplikasi Literasi
Kabar Politik

Sebagai Anggota Komisi I DPRD dan Ketua GPMB Bontang, Abdul Haris Gencarkan Aplikasi Literasi

By
Devi Nila Sari
Debat Pamungkas Neni-Joni Sampaikan Visi-Misi Serta Tunjukkan 4 Kartu Sakti Bagi Masyarakat Bontang
Kabar Politik

Debat Pamungkas Neni-Joni Sampaikan Visi-Misi Serta Tunjukkan 4 Kartu Sakti Bagi Masyarakat Bontang

By
akurasi 2019
Dari Kasus Bupati PPU juga turut mendapat tanggapan oleh akademisi - Akurasi.id
Kabar PolitikRagam

Dari Kasus Bupati PPU, Pengamat Sebut Biaya Demokrasi di Indonesia Mahal

By
Devi Nila Sari
Birokrasi

Agus Haris Dipercayakan Menjabat Wakil Ketua II DPRD Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?