By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Lestarikan Adat Budaya, Tradisi Mandi Safar Tetap Digelar Saat Pandemi
CorakNews

Lestarikan Adat Budaya, Tradisi Mandi Safar Tetap Digelar Saat Pandemi

akurasi 2019
Last updated: Juli 14, 2020 6:44 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Lestarikan Adat Budaya, Tradisi Mandi Safar Tetap Digelar Saat Pandemi
Kegiatan mandi safar yang rutin dilaksanakan tiap tahun oleh warga Desa Teluk Singkama. (Istimewa)
SHARE
Lestarikan Adat Budaya, Tradisi Mandi Safar Tetap Digelar Saat Pandemi
Kegiatan mandi safar yang rutin dilaksanakan tiap tahun oleh warga Desa Teluk Singkama. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Meski masih dalam suasana adaptasi kebiasaan baru dari pandemi virus corona, namun kegiatan mandi safar yang sudah menjadi tradisi warga Desa Teluk Singkama, Sangatta Selatan bakal digelar. Meskipun nantinya akan dilaksanakan secara terbatas.

baca juga: Permudah Bantuan Hukum Warga, LBH Suara Rakyat Kutim Siap Dampingi Tanpa Pungutan Biaya

Mandi safar yang hanya dilaksanakan di bulan Safar menjadi momen yang dinantikan. Apalagi tradisi yang turun temurun ini  sudah dipercaya sebagian warga sebagai penolak bala.

“Tahun ini tetap dilaksanakan tradisi mandi safar itu namun terbatas. Warga dari luar Teluk Singkama tidak boleh masuk mengingat pandemi Covid-19 masih belum hilang,” ucap Hasdiah, Camat Sangatta Selatan kepada Akurasi.id, Selasa (15/7/20).

Selain itu, tradisi ini dilakukan setiap awal bulan Safar dalam penanggalan bulan Islam atau tahun Hijriyah. Pelaksanaannya dilakukan di Pantai Pasir Putih atau muara pantai yang berhadapan langsung dengan Teluk Singkama.

Ritual ini diawali doa bersama di tepi Pantai Pasir Putih. Kemudian ritual dilanjutkan dengan mandi massal.

“Dalam ritual itu, imam dan tokoh adat setempat akan memercikan air menggunakan janur kuning kepada warga lalu dimulailah rangkaian kegiatan lainnya,” terangnya.

Selain tradisi mandi safar ada juga tradisi lainnya. Seperti Massorong Walasuji yaitu menghanyutkan sajian makanan yang terbuat dari bambu sebagai persembahan kepada leluhurnya.

Masyarakat di Desa Teluk Singkama meyakini bahwa dengan melaksanakan ritual Massorong Walasuji maka segala bencana dan wabah penyakit yang akan menimpa mereka akan hanyut dan hilang terbawa arus air laut.

Tradisi ritual ini juga merupakan ajang silaturahmi antar masyarakat, baik yang bertempat tinggal di Desa Teluk Singkama maupun di perantauan. (*)  

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:AdatBudayaDesa Teluk SingkamaPandemiPelestarian Budayatradisi mandi safar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabrak Petugas Pakai Motor, Terduga Bandar Sabu di Malinau Tewas Tertembak Pistol Polisi
HeadlineHukum & KriminalNews

Tabrak Petugas Pakai Motor, Terduga Bandar Sabu di Malinau Tewas Tertembak Pistol Polisi

By
Devi Nila Sari
KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
HeadlinePeristiwa

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

By
Wili Wili
Setelah Hari Keenam, Keluarga Ridwan Kamil Bakal Putuskan Salat Gaib
HeadlinePeristiwa

Setelah Hari Keenam, Keluarga Ridwan Kamil Bakal Putuskan Salat Gaib

By
akurasi 2019
KSAD Dudung Ajak SMSI Optimalkan Potensi, Demi Penguatan Ideologi Pancasila dan NKRI - Akurasi.id
Corak

KSAD Dudung Ajak SMSI Optimalkan Potensi, Demi Penguatan Ideologi Pancasila dan NKRI

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?