By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Klaster Gowa Masih Menghantui, 10 Kasus Berau, 2 di Balikpapan, dan 1 Asal Bontang Hari Ini, Buktinya
Trending

Klaster Gowa Masih Menghantui, 10 Kasus Berau, 2 di Balikpapan, dan 1 Asal Bontang Hari Ini, Buktinya

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
kluster gowa covid-19
Pasien positif Covid-19 di Kaltim dari Klaster Gowa terus meningkat signifikan. (Ilustrasi)
SHARE
kluster gowa covid-19
Pasien positif Covid-19 di Kaltim dari Klaster Gowa terus meningkat signifikan. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Klaster Gowa memang menjadi momok tersendiri bagi ledakan kasus wabah virus corona baru atau Covid-19 di Kaltim. Sebagai bukti, dari 15 kasus positif yang diumumkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Kamis (30/4/20) hari ini, tercatat sebanyak 13 di antaranya berasal dari klaster tersebut.

baca juga: Positif Covid-19 Bertambah Satu, Klaster Gowa yang Sempat Naik KM Binaiya

Tidak hanya itu, dari 134 kasus positif Covid-19 di Kaltim, tercatat hampir 60 kasus di antaranya berasal dari Klaster Gowa, atau yang lebih dikenal sebagai pelaku perjalanan pada kegiatan Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak menjabarkan, dari 15 kasus positif Covid-19 pada 30 April 2020 hari ini, tercatat sebanyak 13 kasus merupakan dari Klaster Gowa. Dengan daerah sebaran, 10 kasus di Berau, 2 di Balikpapan, dan 1 asal Kota Bontang.

“Iya, dari 11 kasus positif Covid-19 di Berau, 10 pasien merupakan dari Klaster Gowa. Kemudian dari 3 kasus di Balikpapan, 2 pasien juga dari Klaster Gowa. Termasuk tambahan 1 kasus di Bontang, juga dari klaster itu,” jelasnya.

Untuk 10 kasus positif dari Klaster Gowa di Berau, semuanya merupakan laki-laki, dengan kode BRU9 (46), BRU10 (54), BRU11 (44), BRU12 (21), BRU13 (44), BRU14 (42), BRU15 (45), BRU16 (46), BRU17 (42), dan BRU18 (44). Berdasarkan hasil rapid test terhadap para pasien sebelumnya, semua menunjukkan hasil reaktif Covid-19.

“Secara umum, para pasien memiliki keluhan batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, dan sesak nafas. Kemudian dari hasil uji Swab, ditemukan foto thorax dengan gambaran pneumonia. Saat ini, para pasien telah dirawat isolasi di RS Darurat Covid-19 Berau,” paparnya.

Sedangkan untuk pasien ke-11 atau BRU19, pun masih memiliki keterkaitan dengan pasien dari Klaster Gowa. Ya, perempuan berusia 23 tahun itu, tercatat merupakan kontak erat dengan pasien BRU5.

“BRU5 ini, merupakan pasien positif Covid-19 yang berasal dari Klaster Gowa. Untuk pasien BRU19, sekarang telah mendapatkan perawatan isolasi di RSUD Abdul Rivai,” tuturnya.

Sementara untuk 2 kasus positif di Balikpapan dari Klaster Gowa, yakni seorang laki berusia 35 tahun dengan kode BPN31. Kemudian BPN32, seorang laki-laki berusia 16 tahun. Keduanya kini dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan.

“Sementara untuk pasien dengan kode BPN30, merupakan seorang perempuan berusia 30 tahun. Pasien ini juga tercatat memiliki riwayat kontak erat dengan pelaku perjalanan dari Klaster Gowa,” ungkapnya.

Sementara untuk 1 kasus di Bontang atau BTG10, merupakan seorang laki-laki berusia 54 tahun. Pasien ini merupakan kasus orang tanpa gejala (OTG) dan dirawat di RSUD Taman Husada Bontang sejak 20 April 2020.

“Sebelumnya, pasien ini juga tercatat dari Klaster Gowa. Dari hasil pemeriksaan, dalam tubuh pasien ditemukan gambaran Broncopneumonia. Selain positif Covid-19, pasien juga memiliki penyakit penyerta seperti comorbid Hipertensi, Diabetes Melitus, dan Neurologi Kronik,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19kluster gowaPositif CoronaRSUD Taman Husada Bontangwarga kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu
Hukum & KriminalTrending

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu

By
Wili Wili
5 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Wajib Dibatasi Konsumsinya
KesehatanTrending

5 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Wajib Dibatasi Konsumsinya

By
Wili Wili
Kedubes Inggris Pasang Bendera LGBT, Muhammadiyah: Tak Menghormati Indonesia
HeadlineTrending

Kedubes Inggris Pasang Bendera LGBT, Muhammadiyah: Tak Menghormati Indonesia

By
akurasi 2019
IHSG Naik 0,62% ke 6.925,67: Sektor Bahan Baku dan Energi Menjadi Penopang
EkonomiTrending

IHSG Naik 0,62% ke 6.925,67: Sektor Bahan Baku dan Energi Menjadi Penopang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?